Wednesday, December 23, 2009

Playlist Ibu…

by Syofian Hadi

22 Desember kemarin adalah Hari Ibu. Status-status di facebook semuanya mengenai Ibu. Televisi, Radio, Media cetak pun membahas mengenai hari Ibu. Ada banyak aktivis dari berbagai kelompok membagikan setangkai bunga, sticker, dan kartu ucapan di jalan-jalan ke para pengandara kendaraan. Hingga hari, nuansa itu pun belum hilang. Euphoria? Mungkin. Aku pun turut serta dalam euphoria ini walau sesungguhnya untuk menghormati atau mengenang jasa ibu tidak hanya pada tanggal 22 Desember.

Entah mengapa pada 22 Desember kemarin aku turut dalam semarak hari Ibu ini. Winamp aku nyalakan dengan playlist yang bertemakan ibu:

Bunda – Potret
Surga di Telapak kakimu – Gita Gutawa
Just for My Mom – Sheila on 7
Your Mother – Yusuf Islam
Ibu – Shoutul Haq
Ibu – Alveoli
Ibu – Ar Royyan
Ibu – Sakha
Ibunda – Kasih
Ibunda - Justice Voice
Ibu Doakanlah - Seismic
Duhai Bunda – Now See Heart
Lagu untuk Ibu _ Brothers
Untukmu Bunda – Gradasi
Kasih Ibu – Saudara Persaudaraan
Bunda Piara – NN Lagu Anak
Kasih Ibu - NN Lagu Anak
Ibu – Rhoma Irama

Friday, December 18, 2009

Tahun Baru Hijriyah, Momen untuk Perbaikan Diri

Taken by Syofian Hadi
from http://www.republika.co.id/berita/96305/Tahun_Baru_Hijriyah_Momen_untuk_Perbaikan_Diri

Memasuki tahun baru Hijriah merupakan momen untuk melakukan pertobatan dan bertekad untuk berbuat yang lebih baik daripada apa yang telah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Ini ditegaskan Adian Husaini, Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) dalam perbincangan dengan Republika di Jakarta, Rabu (16/12).

''Memasuki tahun baru Hijriah ini merupakan momentum untuk melakukan perbaikan diri,'' tegas Adian. Ditambahkannya, perlu adanya muhasabah atau evaluasi diri, melihat dari apa yang telah dilakukan sebelumnya. ''Kegagalan, kesalahan, kekurangan di masa lalu sebagai dasar evaluasi untuk memperbaikinya di tahun-tahun mendatang,'' papar Adian.

Dikatakan Adian, hendaknya umat melakukan pertobatan yang serius. ''Hal-hal yang sifatnya upacara-upacara atau seremonial yang sifatnya hanya pemborosan, hendaknya dihilangkan pada peringatan tahun baru Hijriah,'' ungkap Adian.

Pola-pola hidup pragmatis individual menurut Adian juga hendaknya dihilangkan dalam menjalankan kehidupan mendatang. ''Suatu keberhasilan saat ini hanya dilihat dari tolak ukur capaian-capaian materialistik. Pandangan ini perlu diubah. Bahwa capaian-capaian dari sudut spiritual merupakan keberhasilan yang hakiki. Seperti dalam syair lagu Indonesia Raya, bahwa selain perlu membangn raga, yang terpenting adalah membangun jiwa,'' tutur Adian.

Para pemimpin menurut Adian, ke depan juga perlu lebih memberikan keteladanan pada rakyat dan umat. ''Seperti adanya pemadaman listrik bergilir, seharusnya yang padam bergilir adalah rumah-rumah pejabat, bukan rakyat jelata,'' katanya. Demikian pula bahwa kondisi saat ini, pemimpin dan pejabat menurut Adian kurang memberi teladan. ''Misalnya rakyat jelata selalu terkena macet, sementara pejabat dengan mudahnya menerobos kemacetan dengan pengawalan luar biasa,'' kata Adian. Ditambahkannya, penyakit yang paling mengerikan di dunia ini adalah penyakit cinta dunia.

Syofian Hadi mengucapkan : SELAMAT TAHUN BARU ISLAM, 1 MUHARRAM 1431 HIJRIYAH.
Semangat Tahun Baru Islam menjadi Momentum Muhasabah,Momentum Evaluasi Diri Ke Arah Kehidupan yang Lebih Baik.

Tuesday, November 17, 2009

DARAH BEKAM BUKAN DARAH?

Taken by Syofian Hadi from http://bekammedis.blogdetik.com/tag/bekam-menurut-medis/

Darah bekam adalah darah yang dikeluarkan oleh juru bekam dari tubuh.

Ada beberapa ciri darah bekam ini yang membuat saya tercengang :
1.Teroksidasinya darah tanpa udara (anaerob).
2.Terpisahnya plasma dari darah.
3.Keluarnya plasma saja dari tempat yang dibekam.
4.Jika kita memasang dua gelas untuk menghisap darah, maka bisa saja darah keluar pada gelas yang satu, tetapi tidak bisa keluar sama sekali pada gelas yang satu lagi, padahal keduanya berdampingan.

Perbandingan Hasil Pemeriksaan Laboratorium Antara Darah yang Berada dalam Pembuluh Darah dengan Darah yang Keluar Karena Bekam:

Para dokter dikejutkan oleh pernyataan ilmuwan Damaskus, Muhammad Amîn Syaikhû dalam artikel ilmiahnya yang luar biasa tentang bekam dan rahasia umum tentang mekanisme kesembuhan yang diperoleh dari praktik bekam terletak pada dibersihkannya tubuh dari darah rusak yang menghambat berjalannya fungsi-fungsi dan tugas-tugas tubuh secara sempurna, sehingga tubuh menjadi mangsa empuk bagi berbagai penyakit.
Untuk mengungkap makna kalimat ini “membersihkan tubuh dari darah rusak”, sebuah tim laboratorium telah meneliti darah yang keluar dari titik-titik bekam (yaitu dari tengkuk) secara laboratoris dan mengkomparasikannya dengan darah pembuluh biasa pada sejumlah besar orang yang telah dibekam berdasarkan prinsip-prinsip bekam yang benar, serta darah tersebut dilihat dari hasil penelitian laboratorium darah terhadap darah bekam.

Berdasarkan penelitian itu, terlihat hal-hal sebagai berikut :
1.Bahwa darah bekam mengandung sepersepuluh kadar sel darah putih (lekosit) yang ada di dalam darah biasa. Itu terlihat dalam seluruh kasus yang diteliti, tanpa ada pengecualian. Fakta ini sungguh mencengangkan para dokter!! Sebab, bagaimana darah bisa keluar tanpa disertai keluarnya sel-sel darah putih? Fakta ini menunjukkan bahwa terapi bekam tetap melindungi dan sekaligus menguatkan unsur-unsur sistem kekebalan.

2.Adapun menyangkut eritrosit (sel darah merah), semua sel darah merah memiliki bentuk yang aneh, artinya sel-sel tersebut tidak mampu melakukan aktivitas, di samping juga menghambat sel-sel lain yang masih muda dan aktif. Ini menunjukkan bahwa proses bekam membuang sel-sel darah merah yang rusak dan darah yang tidak dibutuhkan lagi, seraya tetap mempertahankan sel-sel darah putih di dalam tubuh. Sedangkan fashd menyebabkan hilangnya komposisi darah yang bermanfaat bersama sel-sel darah merah yang hendak dibersihkan.

3.Kapasitas ikatan zat besi dalam darah bekam tinggi sekali (550-1.100), satu hal yang menunjukkan bahwa bekam mempertahankan zat besi yang ada di dalam tubuh tidak ikut keluar bersama darah yang dikeluarkan dengan bekam sebagai awal penggunaan zat besi tersebut dalam pemben-tukan sel-sel muda yang baru.

4.Kandungan sel darah merah maupun sel darah putih dalam darah bekam tinggi sekali. Ini menunjukkan bahwa proses bekam berhasil mengeluarkan semua kotoran, sisa, dan endapan darah sehingga mendorong kembali aktifnya seluruh sistem dan organ tubuh.

MANFAAT BEKAM

Taken by Syofian Hadi from http://www.geocities.com/faneliaherbs/manfaatbekam.html

Bekam berfungsi untuk melancarkan sistem peredaran darah. Rasulullah SAW mengisyaratkan ada 72 macam penyakit yang bias disembuhkan dengan berbekam di antaranya : masuk angin, darah tinggi, kolesterol tinggi, stroke, jantung, asam urat, rematik, migrein, vertigo, sakit gigi, mata, asma, biduran, radang ginjal, nyeri tulang belakang, nyeri lambung, wasir, mandul, liver, epilepsy, dll.

Titik bekam pada umumnya adalah untuk meringankan gangguan pada organ dan syaraf bila dibekam pada tempat gangguan, terutama karena gangguan kelebihan darah atau darah kotor atau kedua-duanya. Titik-titik bekam yang disukai Rasulullah SAW, yaitu :

Bekam atas dua urat leher :
• Mencegah sakit kepala.
• Mencegah sakit di wajah.
• Mencegah sakit gigi.
• Mencegah sakit telinga.
• Mencegah sakit hidung.
• Mencegah sakit kerongkongan.

Bekam pada tengkuk / kuduk :
• Mencegah tekanan darah pada tengkuk.
• Mengatasi rabun.
• Mengatasi benjolan di mata.
• Mengatasi rasa berat pada alis dan kelopak mata.
• Mengatasi penyakit mata lainnya.
• Mengobati lepra.
• Mengobati berbagai macam penyakit.

Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa : "Rasulullah SAW pernah menggunakan hijamah (bekam) atas tiga bagian tubuh, bagian atas tulang belakang dan atas dua urat leher."

Bekam pada pelipis :
• Mengobati sakit kepala.
• Mengobati sakit di wajah.
• Mengobati sakit telinga.
• Mengobati sakit hidung.
• Mengobati sakit kerongkongan.

Bekam pada pundak :
• Mengobati penyakit di pundak.
• Mengobati sakit di leher.

Diriwayatkan dalam Shohih Bukhori dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a., bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam sebanyak 3 kali pada 2 pelipis dan pundaknya.

Bekam di atas pinggul :
• Menghilangkan pegal-pegal.
• Menghilangkan kelelahan.

Dalam Sunan Abu Dawud disebutkan dari hadist Jabir bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam di bagian atas pinggulnya karena sakit pegal-pegal yang dideritanya.
Bagian lain tubuh boleh dibekam sesuai tempat sakitnya selama bukan area yang dilarang dibekam.

Haruskah sebulan sekali kita dibekam? Jika kita ingin terbebas dari gangguan penyakit yang diakibatkan darah kotor atau sebagai tindakan penjagaan dan kewaspadaan kita terhadap penyakit, maka sangat baik bekam dilakukan sebulan sekali.

Saturday, November 14, 2009

Tahukah Anda Tentang Israel ?

Taken by Syofian Hadi
from http://pancallok.blogspot.com/2009/01/tahukah-Anda-tentang-israel.html

Gila, ternyata selama ini banyak hal cerita usang tentang israel yang belum kita ketahui. Ada apa dengan Israel, Tahukah Anda Tentang Israel? Berikut ini ada beberapa hal cerita usang tentang Israel :

•Tahukah Anda bahwa selain ras yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?

•Tahukah Anda bahwa setiap ras yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh dunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?

•Tahukah Anda bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk membedakan antara ras yahudi dan non yahudi?

•Tahukah Anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel?

•Tahukah Anda bahwa Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk ras yahudi dan membagikan 15% sisanya untuk seluruh penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel? Secara realitas, Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk 400 penduduk yahudi di Hebron, sementara 15% sisanya alokasikan kepada 120 ribu penduduk Palestina di daerah itu?

•Tahukah Anda bahwa Amerika mengalolasikan 5 milyard US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang Israel?

•Tahukah Anda bahwa Amerika terus memberikan bantuan militer kepada Israel sebesar 1,8 milyard US$ setiap tahunnnya? Dan tahukah Anda bahwa jumlah sebesar itu sama dengan sumbangan Amerika kepada seluruh Negara di benua benua Afrika?

•Tahukah Anda bahwa Israel juga menunggu bantuan perang tambahan sebesar 4 milyard US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F 16, Apache dan Blackhawk? Dan karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk menjamin eksistensinya.

•Tahukah Anda bahwa pemerintah Amerika telah menekan Kongres tentang pelanggaran Israel dalam penggunaan senjata yang mereka sumbangkan? Khususnya pada tahun 1978, 1979 dan tahun 1982 pada perang di Lebanon dan penggunaan senjata nuklir pada tahun 1981.

•Tahukah Anda bahwa Israel adalah satu-satunya Negara di Timur Tengah yang menolak menAndatangani larangan pengembangan senjata nuklir? Dan menolak Tim Investigasi PBB untuk memeriksa tempat persembunyian nuklirnya?

•Tahukah Anda bahwa sebelum berdirinya Israel pada tahun 1948, sudah memiliki pabrik pengembangan senjata nuklir?

•Tahukah Anda bahwa Perwira Tinggi Israel di Departemen Perang mengakui secara terang-terangan bahwa militer Israel membunuh semua tahanan perang Palestina tanpa proses pengadilan?

•Tahukah Anda bahwa Israel meledakan tempat kediaman Diplomat Amerika dan menyerang kapal perang Amerika Liberty di perairan internasional pada tahun 1967? Walaupun serangan itu menewaskan 33 tentara Amerika dan melukai 177 lainnya, tetapi Amerika sama sekali tidak melakukan tindakan apapun terhadap Israel? Hanya dengan alasan bahwa tentara Israel salah sasaran? Bayangkan kalau serangan itu dilakukan oleh Negara Islam?

•Tahukah Anda bahwa Israel merupakan Negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB? Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel mencapai 69 buah. Bayangkan seAndainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?

•Tahukah Anda bahwa pemerintah Israel menggunakan system politik konservasi terhadap identitas ras yahudi agar tetap menjadi warga Negara itu?

•Tahukah Anda bahwa Mahkamah Agung Israel telah menetapkan Perdana Menteri Ariel Sharon sebagai tersangka dalam kasus pembantaian Shabra dan Syatilla pada 16 September 1982 di Lebanon yang menewaskan lebih dari 1000 orang Palestina terdiri dari anak-anak, wanita dan orang tua?

•Tahukah Anda bahwa pada tanggal 20 Mei 1990, seorang tentara Israel menyuruh para buruh Palestina yang sedang menunggu bus di sebuah halte untuk duduk berbaris di atas tanah, setelah itu ia menembaki mereka dari jarah setengah meter? Tahu pulakah Anda bahwa pemerintah Israel menyatakan tentara itu tidak bersalah dan bahkan mendapat penghargaan khusus dari pemerintah Israel?

•Tahukah Anda bahwa sampai tahun 1988, semua pabrik dan kantor di Israel hanya boleh menempelkan keterangan lowongan kerja dengan perkataan: “lowongan kerja hanya untuk ras yahudi”, “dicari seorang karyawan dengan syarat ras yahudi”?

•Tahukah Anda bahwa Departmen Luar Negeri Israel membayar 6 peruhaan media Amerika untuk memunculkan image positif Israel kepada masyarakat Amerika dan Eropa?

•Tahukah Anda bahwa Sharon mengajak Partai radikal Molodeit untuk menjadi koalisi utama dalam kabinetnya? Padahal partai itu beridiologi radikal dengan persepsi pokok membersihkan Israel dari non ras yahudi dan pengusiran secara paksa seluruh warga Palestina dari Israel?

•Tahukah Anda bahwa Perdana Menteri Israel pertama David ben Gorion sepakat dengan langkah pengusiran secara paksa seluruh ras arab dari Israel?

•Tahukah Anda bahwa Rahib besar di Israel Ofadya Yosef yang juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) mendukung aksi militer Israel untuk menghabisi warga Palestina? Bahkan ia mengeluarkan fatwa radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan radio terbesar di Israel: “Tuhan akan membalas semua kejahatan warga arab, Tuhan akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua ras yahudi untuk memberikan rasa kasih sayang kepada warga arab, dan wajib bagi setiap yahudi untuk menembakan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala setiap warga arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluk yang jahat dan terkutuk"

•Tahukah Anda bahwa pengungsi Palestina terbesar di dunia?

•Tahukah Anda bahwa penduduk Kristen Palestina bersatu dengan penduduk Palestina muslim untuk melawan penjajah yahudi?

•Tahukah Anda, walaupun Mahkamah Agung Israel sudah mengeluarkan keputusan pelarangan penyiksaan dalam proses pemeriksaan, tetapi Shinbet (Badan Intelejen Israel) tetap terus menyiksa setiap pejuang Palestina dalam proses pemeriksaannya?

•Tahukah Anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasara pendidikan penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah prosentase penduduknya.

•Tahukah Anda bahwa setiap manusia mempunyai hak yang sama yang dijamin oleh undang-undang HAM internasional yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 1948? Tetapi tahukah Anda bahwa undang-undang itu sama sekali tidak berlaku bagi penduduk Palestina? karena dihalangi dengan ditandatanganinya kesepatakan OSLO?

•Tahukah Anda bahwa mayoritas buku sejarah di dunia mengatakan Negara-negara arab yang menyerang Israel terlebih dahulu pada perang tahun 1967? Padahal faktanya, justru Israel yang menyerang Negara-negara arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al Quds dan Tepi Barat? Tetapi mereka mengatakan bahwa serangannya itu adalah serangan untuk menjaga diri dan antisipasi?

• Tahukah Anda bahwa Israel sebagai Negara penjajah sama sekali tidak terikat dengan konsvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina?

•Tahukah Anda bahwa perintah Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sudah tidak dituruti lagi oleh militer Israel? Salah satu contohnya adalah ketika ia melarang militer Israel untuk melakukan genjatan senjata dan dilarang menembak, tetapi militer Israel terus menyerang, menembaki rakyat sipil Palestina dan menghancurkan tempat tinggal mereka. Insiden paling memilukan Andalah pembantaian tiga wanita Palestina, padahal mereka sedang berada dalam tenda pengungsiannya?

•Tahukah Anda bahwa Israel terus melakukan berbagai usaha untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha dan Qubah Shakhrah sejak 50 tahun yang lalu dengan menggali bawah tanah masjid tersebut agar runtuh dengan sendirinya?

•Tahukah Anda bahwa Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan bahwa Israel adalah Negara rasisme dan apartheid seperti kondisi Afrika Selatan sebelum ia pimpin?

Monday, November 9, 2009

STORYTELLING, WHAT AND HOW?

Resumed briefly by Syofian Hadi

WHAT IS STORYTELLING?
•Story : an account of imaginary or real people and events told for entertainment.
•Telling: person-to-person oral and physical presentation

So, Storytelling is the conveying of events to the live audience by using language, vocalization, physical movement and gesture to reveal the elements and images of a story to a specific (visual method).

HOW TO PRESENT A STORY?
You need to do these preparations:
•Read the story several times; for pleasure first, and then find the characters and setting.
•Research its background and cultural meanings; find the social message.
•Analyze its appeal; find what can make your listeners interested.
•Visualize it; find the mood you want to create.

Then, deliver your story by using “H.A.D.I”
•H – Heartfelt; be earnest and sincere!
•A – Animation; use your voice, gestures, and facial expression.
•D – Dialog; make some different voices for different characters.
•I – Interactive; involve your audiences.

Have a nice try, then be an attractive storyteller!
-Mr. Hadi-

Friday, October 16, 2009

ISABELLA, IS IT ONLY A SONG?

ISABELLA, IS IT ONLY A SONG?

Taken by Syofian Hadi from http://www.facebook.com/topic.php?topic=12623&post=56032&uid=114794631268#/topic.php?uid=114794631268&topic=12623

Mohon Saudaraku baca dengan benar menyeluruh sebelum memberi komentar. Ini bukan karena produk malaysia, tapi ini sebuah Fakta. Sejak beberapa minggu, televisi kita banyak memutar kembali lagu lawas yang berjudul Isabella, lagu impor dari Malaysia tersebut pada sekitar awal tahun 90an yang lalu memang pernah meledak di pasaran Indonesia, lagu yang dahulu dipopulerkan oleh group band Search tersebut kini bahkan direpackaged (didaur ulang kembali) oleh Band ST 12, seolah memanfaatkan momen demam musik melayu yang melanda negeri ini sekarang, ST 12 tampaknya ingin mengulang sukses pendahulunya, group band Search ketika membawakan lagu ini, dan tanda-tanda ledakan kedua lagu Isabella ini sudah tampak, salah satu sinetron di RCTI yang berjudul sama (Isabella) juga siap mengusung lagu ini sebagai soundtracknya.

Tapi tahukah kawan, lagu ini sebenarnya tidak lebih dari prasasti kepiluan Umat Islam Andalusia (Spanyol), setiap alunan lagu ini adalah seperti membuka kembali kepedihan yang pernah dialami umat Islam di wilayah Granada (Spanyol bagian Selatan) di akhir abad 15 tersebut, mendengar lagu ini adalah seperti memaksa kita untuk mengingat-ingat terus akan penderitaan Umat Islam Andalusia pada waktu itu, lirik lagu ini seakan ingin mengabadikan ‘kemenangan besar’ kaum Katholik atas kaum Muslimin disana, judul lagu ini bahkan seperti sedang menyanjung sang aktor intelektual di balik peristiwa bengis yang dialami umat Islam waktu itu, yaitu Ratu Isabella.

Sejarah mencatat, pemusnahan etnis dan agama pertama dan terbesar di Eropa terjadi ketika Isabella I (Ratu Castile) dan suaminya, Ferdinand V (Raja Aragon) berhasil menggulingkan pemerintahan Sultan Muhammad XII (Kesultanan Islam terakhir di Granada) pada 2 Januari 1492 M., sejak saat itu, runtuhlah kejayaan Islam di Andalusia setelah bertahan selama lebih dari 8 abad, dan dimulailah abad kegelapan bagi Umat Islam Andalusia.

Di bawah kendali Isabella dan suaminya (Ferdinand) umat Islam Granada diberikan 3 pilihan yang sulit, pertama- masuk agama mereka (Katholik), kedua- keluar dari Tanah Air (Andalusia), ketiga- kalau tidak mau keduanya (masuk katholik dan keluar Andalusia) akan dibunuh dengan cara dibakar.

Beberapa diantara kaum Muslimin, demi kelangsungan hidupnya lebih memilih opsi pertama (masuk Katholik), akan tetapi paling banyak adalah yang mempertahankan keislamannya, meskipun harus terusir dari tanah airnya, meskipun harus mati terpanggang, akibatnya bisa ditebak, ribuan Muslim meninggal baik karena dibakar maupun karena kelaparan didalam perjalanan keluar dari tanah airnya, dan ratusan ribu yang lainnya terusir dan kemudian tinggal disekitar pantai Utara Maroko dan Tunisia (Afrika Utara) dan sebagian wilayah Turki.

Tidak itu saja, semua masjid di Granada kemudia dialih fungsikan menjadi gereja
Katholik, termasuk Masjid Kordoba yang megah itu, yang sejak saat itu berubah menjadi Gereja Santa Maria de la Sed, perpustakaan-perpustakaan Islam dikeluarkan isinya, kemudian ratusan ribu buku-bukunya dibakar habis, maka peradaban Islam pun hilang dari bumi Andalusia (Spanyol) hingga saat ini, yang tersisa hanya cerita-cerita tentang kejayaan Islam zaman dahulu melalui peninggalan-peninggalan yang masih ada seperti istana Al-Hambra dan masjid Kordoba yang tersohor seantero dunia tersebut.

Perhatikan dengan seksama reffrain lagu Isabella tersebut :
Reff:
Dia isabella, lambang cinta dan prahara
Terpisah karena adat yang berbeda
Cinta gugur bersama daun-daun kekeringan

Lambang Kekuatan Cinta Isabella dan Ferdinand yang mempersatukan dua kerajaan Katholik besar (Castile dan Aragon), yang akhirnya bisa menggulingkan pemerintahan Islam Granada yang sudah bertahan 8 abad lebih, namun darinya kemudian menimbulkan prahara kemanusiaan yang hebat bagi kaum Muslimin Granada. Kaum Muslimin Granada harus berpisah dengan Tanah airnya hanya karena agama yang berbeda dengan penguasa baru Granada (Isabella dan Ferdinand). Cinta mereka (Isabella dan Ferdinand) jatuh bersama kaum Muslimin yang mati kelaparan karena terusir dari Tanah Airnya maupun karena mati terbakar laksana daun-daun kekeringan.

Jadi masihkah kita ingin mendengar lagu tersebut, akankah kita biarkan anak-anak kita menyanyikan lagu kemenangan Isabella atas penderitaan kaum muslimin Granada tersebut, jawaban selanjutnya ada pada anda sendiri??

Sumber : http://kaifa10.wordpress.com/2009/07/17/lagu-isabella-cerita-kepedihan-umat-islam-andalusia/#more-71

Syofian Hadi Needs Your Forgiveness

By Syofian Hadi

SAUDARAKU…
UCAPAN MAAF DIIBARATKAN HUJAN YANG MENGOBATI BUMI YANG DILANDA KEKERINGAN KARENA KESALAHAN DAN DOSA MANUSIA…
BUMI SAMA DENGAN HATI…

DUHAI SAUDARAKU…
DENGAN KETULUSAN HATI AKU MEMINTA MAAF ATAS PIKIRAN DAN PERKATAAN YANG TERUCAP MAUPUN TIDAK, DAN PERBUATAN YANG MENYAKITIMU…
IZINKAN AKU MENJADI HUJAN ITU…

TAQOBALLALLOHU MINNA WAMINKUM…
MINAL AIDIN WALFAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR BATIN…

:-) maaf bila terlambat, baru sempat ngeblog, hehehe…

Sunday, September 13, 2009

Bukan Mata Silinder, tapi Astigmatisma

Written by Syofian Hadi

”Di matamu minus berapa?” pertanyaan tersebut selalu muncul dalam pergaulanku sehari-hari sejak aku mengenakan kaca mata sekitar satu setengah tahun yang lalu. Aku hanya menjawab, ”silinder”. Aku sudah merasakan ketidaknyamanan dengan kedua mata ini sejak kelas 3 SMA. Namun, aku biarkan saja. Yang aku rasakan adalah kesulitan dalam melihat objek yang jauh. Aku pikir mungkin aku rabun jauh. Dua tahun yang lalu, ketidaknyamanan ini terus memburuk, kalau melihat orang dari kejauhan sudah tidak jelas lagi, tubuh mereka seperti ada bayangan di belakangnya, mata mereka jadi tampak ada empat dan bertumpukan dengan hidung dan mulut. Seperti melihat gambar di kertas yang sisi-sisinya meleber terkena air. Hahahaha, aneh juga ya?

Pernah aku dan teman-teman iseng periksa mata gratis beberapa di beberapa optik yang berbeda di beberapa pusat perbelanjaan di Bandar Lampung. Supaya tidak malu atau opticiannya mau melayani kami dengan baik, kami meminta teman kami yang berkaca mata untuk pura-pura membeli frame atau lensa dengan cara menanyakan harga atau mencoba beberapa frame atau lensa tersebut, kemudian dia memeriksakan matanya pada sebuah alat digital, dan saat itulah kesempatan kami untuk ikut memeriksakan mata kami. (Hahahahaha, maaf ya mbak dan mas optician). Setelah aku memeriksakan mata, kami mendapatkan print hasil periksa kondisi mata kami. Hasilnya, mataku ada minus dan silindernya.

Kemudian aku benar-benar serius memeriksakan mataku di optik yang konon terbaik di Bandar Lampung. Awalnya aku ditanyai mengenai keluhanku, kemudian aku diperiksa dengan alat digital seperti biasa aku periksa di mall, kemudian aku diperiksa lagi dengan alat seperti kaca mata yang lensa kiri dan kanannya bisa diganti-ganti hingga aku menemukan lensa yang tepat, cocok dan nyaman untuk membantu kedua mataku. Ternyata, alhasil mata kananku SPH -0,75 dan mata kiri CYL -1 AXIS 15. Aku juga kurang faham dengan hal tersebut, opticiannya hanya bilang mataku silinder kiri dan kanan.

Aku bingung dan bertanya-tanya sendiri, ”kok mataku minus juga iya dan silinder juga iya? Bisa bareng? Apa sih silinder itu?”. Karena yang hanya aku tahu adalah rabun jauh (minus) dan rabun dekat (plus).

Beberapa sumber yang aku dapat mengatakan bahwa terminologi mata silinder ternyata tak tepat karena sebenarnya bukan matanya yang silinder tetapi lensa yang fungsinya mengoreksi keadaan astigmatisma ini yang bersifat silinder. Jadi, yang ada lensa silinder bukan mata silinder. So, jangan sebut mata silinder tetapi Astigmatisma.

Mata kita idelanya berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu objek yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. Pada kelainan Astigmatisma, bola mata berbentuk ellips atau lonjong, seperti bola rugby, sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik retina. Sinar akan dibiaskan tersebar di retina, hal ini akan menyebabkan pandangan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang, baik pada saat melihat dekat maupun jauh.

Astigmatisma terjadi karena kelainan refraksi pada permukaan kornea mata. Kelainan Astigmatisma yang kecil akan memberikan gangguan ketajaman penglihatan ringan, namun dapat menyebabkan sakit kepala, ketegangan pada mata dan kelelahan.
Cara mengoreksi Astigmatisma adalah dengan memberikan lensa silinder. Pasien dapat mengalami kombinasi kelainan Astigmatisma dan myopia (rabun jauh) atau hypermetropia (rabun dekat). Jika hal ini terjadi, dapat diatasi dengan memberikan kombinasi antara lensa spheris dan dan lensa silinder, ditempatkan pada axis/derajat yang sesuai.

Kasus astigmatisma banyak dijumpai pada orang Asia. Silinder tidak dapat disembuhkan selain dengan cara operasi yang dapat dilakukan setelah calon pasien berumur 17 tahun dan tidak punya penyakit mata lainnya.

Mari jaga mata kita!

Wednesday, September 9, 2009

09/09/09

Written by Syofian Hadi

The Signs of Allah have they sold for a miserable price, and (many) have they hindered from His way: evil indeed are the deeds they have done. (QS.09:09)

“Mereka memperjualbelikan ayat-ayat Alloh dengan harga murah, lalu mereka menghalang-halangi (orang) dari jalan Alloh. Sungguh, betapa buruknya apa yang mereka kerjakan.” (QS.09:09)

Apakah persis seperti ayat di ataskah kondisi dunia saat ini?

Makna Umum
Surat at – Taubah ayat 9 ini merupakan gambaran kaum musyrik, yang biasa menukarkan ayat – ayat Alloh SWT dengan harga yang rendah. Mereka memutarbalikkan ayat – ayat tersebut hanya untuk mendapatkan kepentingan dunia, baik berupa kekuasaan, kepemimpinan, maupun harta dengan cara menghalangi manusia untuk beriman sehingga loyalitasnya tetap untuk mereka. Sekalipun objek ayat ini adalah kaum musyrik, adanya penyifatan “ Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan, “ menunjukkan bahwa siapapun orang yang melakukan perbuatan tersebut berarti melakukan perbuatan yang paling buruk, yang tentu saja diharamkan."
Keharaman menjual ayat – ayat Alloh dengan harga murah ini ditegaskan oleh qara’in ( indikasi – indikasi ) dalam banyak ayat. Di antaranya, mereka yang melakukan hal tersebut berarti melakukan perbuatan amat buruk ( QS Ali Imran [3] : 187 dan at – Taubah [9] : 9); mereka celaka ( QS al – Baqarah [2] : 79); membeli kesesatan dengan petunjuk; membeli siksa dengan ampunan ( QS al – Baqarah [2] : 174 – 175 ). Semua ini secara tegas menunjukkan keharaman perbuatan tersebut.
Lebih jauh, pengertian menjual ayat – ayat Alloh SWT dengan harga murah ini dijelaskan dalam ayat – ayat lain. Pertama, menulis al – Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu menyatakan, “ ini dari Alloh, “ padahal bukan. ( Lihat QS al – Baqarah [2] : 79 ). Mereka memutar – mutar lidahnya membaca al – Kitab dan membuat – buat legalisasi seakan apa yang diungkapkannya adalah wahyu, padahal itu berasal dari logika mereka sendiri ( QS Ali Imran [3] : 77 – 88 ).
Kedua, menyembunyikan ayat Alloh. ( Lihat QS al – Baqarah [2] : 174 – 175 ). Mereka membeli kesesatan dengan petunjuk, membeli siksa dengan ampunan. Alloh mengambil janji untuk menerangkan isi Kitab dan tidak menyembunyikannya. Akan tetapi, mereka melemparkan janji itu dan menukarkannya dengan harga sedikit. ( QS Ali Imran [3] : 187).
Ketiga, orang – orang yang beriman kepada Alloh dan pada wahyu yang diturunkan kepada para nabi apa adanya, mereka itu orang yang tidak menjual ayat – ayat Alloh dengan harga murah. Mereka tidak terpedaya oleh kelancaran dan kemajuan dalam perdagangan dan perusahaan orang kafir. Artinya, perbuatan tidak mengimaninya merupakan tindakan menjual ayat – ayat Alloh dengan harga murah ( Lihat QS Ali Imran [3] : 196 – 199 ).
Keempat, tidak menghukumi setiap perkara dengan ayat – ayat Alloh SWT dan menggantinya dengan yang lain karena takut kepada manusia. ( Lihat QS al – Maidah [5] : 44 ). Penyebab sebenarnya orang yang menukar ayat Alloh dengan harga murah adalah :
(1) lebih takut kepada manusia daripada kepada Alloh SWT ( Lihat QS al – Maidah [5] : 44 );
(2) untuk kepentingan orang lain ( Lihat QS al – Maidah [5] : 106 ); dan puncaknya
(3) untuk menghalang – halangi manusia dari jalan Alloh SWT ( Lihat QS at – Taubah [9] : 9 ). Walhasil, semuanya ditujukan semata – mata untuk kepentingan dunia.
Larangan menjual atau menukarkan ayat – ayat Alloh SWT dengan harga sedikit tidak bisa dipahami sebagai ‘ kalau harganya mahal adalah boleh ‘. Sebab, sekalipun perbuatannya itu dihargai dengan seluruh dunia dan segala isinya, semua itu tetap sedikit. Dunia dengan segala kesenangannya hanyalah seonggok perhiasaan yang penuh tipuan. Apa yang ada di dunia akan lenyap sementara apa yang ada pada sisi Alloh kekal ( QS an – Nahl [16] : 96 ). Dunia tidak ada artinya apa – apa jika dibandingkan dengan ampunan dan ridha Alloh SWT yang salah satu wujudnya adalah surga yang luasnya seluas langit dan bumi ( QS Ali Imram [3] : 133 ). Kunci agar seseorang tidak terjerumus ke dalam tindakan menjual ayat – ayat Alloh dengan harga murah adalah betul – betul bertaqwa kepada Alloh SWT. ( QS al – Baqarah [2] : 41 ).

Renungan
Pengalaman menunjukkan bahwa pada saat – saat pemilihan umum ( Pemilu ) sering ayat – ayat al – Quran disajikan. Jika penyajian tersebut dalam rangka menjelaskan hukum dan upaya untuk memperjuangkannya untuk diterapkan di tengah kehidupan, maka hal tersebut merupakan tuntutan Islam. Akan tetapi, sayangnya, banyak ayat – ayat tersebut sekedar untuk meraih dukungan, disajikan dalam konteks perolehan suara, dan setelah itu selesailah sudah.
Keluarlah ayat bahwa kalimat yang baik laksana pohon yang baik ( seperti disitir dalam QS Ibrahim [14] : 24 ) untuk mempromosikan lambang partainya yang berbentuk pohon. Diungkaplah pernyataan umat Nabi Musa as dalam QS al – Maidah [5] : 24, “ Pergilah engkau bersama Tuhanmu, berperanglah kalian berdua, kami di sini cukup duduk saja, “ untuk melegalisasi keikutsertaan dalam sistem kufur dan menyindir orang yang tidak mau terlibat dalam sistem tersebut ( GOLPUT). Juga, dieksploitasilah ayat – ayat syura ( seperti dalam QS Ali Imran [3] : 159 dan QS asy – Syura [42] : 38 ) dengan menyatakan bahwa syura adalah demokrasi – dalam rangka melegalkan sistem demokrasi dan meraih dukungan bagi partainya. Banyak lagi ayat – ayat al – Quran yang bertebaran saat Pemilu, yang sayangnya jauh dari pengertian sesungguhnya dan tampak dipaksakan hanya sekedar untuk meraih dukungan.
Wahai kaum Muslim, waspadalah, jangan sampai terjerumus pada kategori, “ menjual ayat – ayat Alloh dengan harga murah !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! “
(http://tomi25.multiply.com/journal/item/6/6

Friday, August 28, 2009

Al-Farghani

Written by Syofian Hadi

“Di, siapa sih Alfarghani? Bapakmu ya?” Wajar saja jika ada beberapa teman menanyakan hal itu karena semua alamat e-mail, blog, atau nama penaku pasti berbau-bau nama Al-Farghani, aku tambahkan nama Alfarghani di belakang namaku. Dulu semasa SMA aku suka membaca majalah Annida punya kakak perempuanku, di dalamnya ada banyak tulisan, puisi dan cerpen yang luar biasa bagusnya. Ada keinginan menjadi seorang penulis juga. Ada puisi yang aku buat dan rencananya dulu akan aku coba kirimkan ke Annida agar dimuat. Saat itu belum ada nama pena, entah mengapa ingin menggunakan nama yang berbeda, padahal namaku sendiri sudah cukup bagus sekali, hehehe. Tak sengaja aku menemukan buku Pendidikan Agama Islam, kalau tidak salah buku untuk siswa SMP kelas 3, di dalamnya ada bab mengenai ilmuwan-ilmuwan Islam seperti Ibnu Sina, dan lain-lainnya. Kemudian ada nama Al-Farghani, nama lengkapnya Abu'l-Abbas Ahmad ibnu Muhammad ibnu Kathir Al-Farghani. Tidak seperti Ibnu Sina yang informasinya cukup banyak, untuk Al-Farghani informasi yang tertulis di buku tersebut tidak cukup banyak, hanya menerangkan bahwa ia adalah seorang astronom. Sejak saat itu aku menggunakan nama Alfaghani dibelakang namaku, Hadi Alfarghani, walau puisiku tak pernah dimuat, hehehehe. Beberapa saat aku jarang menggunakan nama itu lagi, bahkan hampir lupa. Pada awal 2006, aku ingin membuat account friendster, syaratnya harus punya e-mail, kemudian aku gunakan lagi nama tersebut.

So, siapa sih sosok Alfarghani ini? Ada beberapa sumber di internet yang menuliskan biografi singkat mengenai sosok beliau, aku copy salah satunya dari http://rumahislam.com/tokoh/3-ilmuwan/4-newsflash-3.html

Al Farghani, Rujukan Astronom Eropa

Astronomi merupakan ilmu yang telah lama menjadi objek kajian umat Islam. Melalui kajian ilmu ini umat Islam mampu mengurai misteri benda-benda langit dan memberikan sumbangan berharga di dalamnya. Tak heran pula jika banyak astronom Muslim dan menyumbangkan pemikirannya dalam karya yang dibukukukan.

Sebagian besar karya mereka pun menjadi rujukan. Tak hanya oleh ilmuwan semasanya yang juga Muslim namun juga oleh ilmuwan non-Muslim. Buku karya mereka telah melintasi batas wilayah. Karya mereka tak hanya dirujuk di negeri asalnya namun juga bangsa-bangsa lainnya, semisal di Eropa.

Salah satu astronom Muslim yang berhasil menorehkan prestasi gemilang itu adalah Abu'l-Abbas Ahmad ibn Muhammad ibn Kathir al-Farghani. Pria yang karib disapa Al-Farghani ini lahir di Farghana. Ia adalah salah satu astronom yang hidup pada masa pemerintahan khalifah Al-Mamun pada abad kesembilan dan pewaris pemerintahan selanjutnya.

Pada masa itu pemerintah memang memberikan dukungan bagi berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kajian astronomi. Bahkan khalifah membangun sebuah lembaga kajian yang sering disebut sebagai Akademi Al-Mamun. Al-Farghani merupakan salah satu ilmuwan yang direkrut untuk bergabung di dalam akademi tersebut.

Al-Farghani bersama astronom lainnya telah menggunakan peralatan kerja yang canggih pada masanya. Mereka mampu memanfaatkan fasilitas yang ada, hingga mampu menghitung ukuran bumi, meneropong bintang-bintang dan menerbitkan berbagai laporan ilmiah.

Dan kemudian Al-Farghani pun mampun menuliskan sebuah karya astronomi yang di kemudian hari menjadi rujukan banyak orang. Ia menuliskan Kitab fi al-Harakat al-Samawiya wa Jawami Ilm al-Nujum yang dalam dialihbahasakan menjadi The Elements of Astronomy. Buku ini isinya mengenai gerakan celestial dan kajian atas bintang.

Pada abad kedua belas buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa latin dan memberikan pengaruh besar bagi perkembangan astronomi di Eropa sebelum masa Regiomontanus. Al-Farghani memang mengadopsi teori-teori Ptolemaeus namun kemudian ia kembangkan lebih lanjut. Hingga akhirnya ia mampu membentuk teorinya sendiri.

Selain itu ia pun kemudian berhasil menentukan besarnya diameter bumi yang mencapai 6.500 mil. Al-Farggani menjabarkan pula jarak dan diameter planet lainnya. Ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Tak heran jika buku karya Al-Farghani tersebut mendapatkan respons yang positif tak hanya oleh kalangan Muslim juga ilmuwan non-Muslim.

Terkenalnya karya Al-Farghani ini disebabkan adanya upaya penerjamahan atas karyanya tersebut. Dua terjemahan The Elements of Astronomy dalam bahasa latin ditulis pada abad kedua belas. Salah satunya ditulis oleh John Seville pada 1135 yang kemudian direvisi oleh Regiomontanus pada 1460-an.

Sedangkan terjemahan lainnya ditulis oleh Gerard Cremona sebelum 1175. Karya selanjutnya disusun oleh Dante yang dilengkapi oleh pemahaman dirinya mengenai astronomi dan ia masukan dalam karyanya, La Vita Nuova. Seorang ilmuwan Yahudi, Jacob Anatoli menerjemahkannya pula ke dalam bahasa Yahudi.

Ini menjadi versi latin ketiga yang dibuat pada 1590. Dan pada 1669 Jacob Golius menerbitkan teks latin yang baru. Bersamaan dengan karya-karya tersebut, banyak ringkasan karya Al-Farghani yang beredar di kalangan saintis dan ini memberikan kontribusi bagi perkembangan pemikiran Al-Farghani di Eropa.

Kelak kemudian hari, The Elements of Astronomy diakui memang sebagai sebuah karya yang sangat berpengaruh. Seorang ilmuwan yang bernama Abd al-Aziz al-Qabisi memberikan komentar atas karya Al-Farghani tersebut, yang kemudian komentar Abd al-Aziz ini tersimpan di Istanbul sebagai manuskrip yang sangat berharga.

Manuskrip lainnya juga banyak bertebaran di berbagi perpustakaan yang ada di Eropa. Ini membuktikan pula bahwa pemikiran Al-Farghani menjadi acuan dalam perkembangan astronomi di Eropa. Aktivitas Al-Farghani tak melulu di bidang astronomi namun ia pun melebarkan aktivitasnya di bidang teknik.

Ini terbukti jika kita mengutip ucapan seorang ilmuwan yang bernama Ibn Tughri Birdi. Ia menyatakan, Al-Farghani pernah ikut dalam melakukan pengawasan pembangunan Great Nilometer, merupakan alat pengukur air, di Fustat atau Kairo Lama.

Bangunan tersebut rampung pada 861 bersamaan dengan meninggalnya Kalifah Al-Mutawwakil yang memerintahkan adanya pembangunan Nilometer tersebut. Tughri menyatakan bahwa semula Al-Farghani memang tak dilibatkan. Namun ia akhirnya terlibat juga karena harus melanjutkan tugas yang dibebankan kepada putra khalifah yaitu Musa Ibn Shakir, Muhamad dan Ahmad.

Ia harus melakukan pengawasan atas penggalian kanal yang dinamakan Kanal Al-Ja'fari di kota baru Al-Ja'fariyya, yang letaknya berdekatakan dengan Samaran di daerah Tigris. Al-Farghani saat itu memerintahkan penggalian kanal dengan membuat hulu kanal digali lebih dalam dibandingkan bagian lainnya.

Maka tak ada air yang cukup mengalir pada kanal tersebut kecuali pada saat permukaan air Sungai Tigris sedang pasang. Kebijakan Al-Farghani ini kemudian didengar oleh sang khalifah dan membuatnya marah. Namun hitungan Al-Farghani kemudian dibenarkan oleh seorang pakar teknik lainnya yang berpengaruh pula, yaitu Sind Ibn Ali.

Sind membenarkan perhitungan yang dilakukan oleh Al-Farghani. Paling tidak ini membuat khalifah menerima kebijakan tersebut. Dalam bidang teknik, Al-Farghani juga menelurkan karya dalam bentuk buku yaitu Kitab al-Fusul, Ikhtiyar al-Majisti, dan Kitab 'Amal al-Rukhamat.

@_@ Subhanalloh, keren kan ilmuwan kita? Walau sekarang nyatanya aku justru tidak berkecimpung dengan dunia yang ada hubungannya dengan astronomi dan teknik. Tapi, kita kan bisa jadi ilmuwan bidang apa saja yang bermanfaat bagi umat. Amiiin. Yuk, kita buat sejarah baru!

Friday, August 21, 2009

Marhaban Yaa Romadhon

written by Syofian Hadi
(taken from mate's sms)

Besok,
Nafas ini menjadi tasbih..
Tidur ini menjadi ibadah..
Doa ini diijabah..
Pahala ini dilipatgandakan..

Insya Alloh,
Besok,
kita mulai berjuang menggapai kemenangan..

Marhaban Yaa Romadhon..
Marhaban Yaa Syahru Syiam..
Mohon maaf lahir dan batin..

Monday, August 17, 2009

Indonesia 64th Anniversary

Written by Syofian Hadi



Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Alhamdulillah, Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 64.

Merdeka!

Merdekalah saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, Indonesia tercinta!

Merdekalah dari penjajah! Penjajah moral, penjajah pendidikan, penjajah kesehatan, penjajah ekonomi, penjajah keamanan, penjajah..penjajah!

Jangan lagi ada anak negeri ini yang tidak bersekolah, diusir dari sekolah karena tak memiliki uang....

Jangan lagi ada rakyat negeri yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan, diusir dari rumah sakit, lagi-lagi karena tidak memiliki uang....

Jangan lagi ada anak-anak yang menggelandang menyambung hidup dengan mengorbankan masa kanak-kanak mereka yang indah!

Jangan lagi ada yang kelaparan!

Jangan lagi ada pengangguran!

Jangan lagi ada pengemis di jalanan!

Jangan lagi ada yang mati sia-sia karena Narkoba!

Jangan lagi ada TKI tersiksa di negeri jauh sana!

Jangan lagi ada koruptor!

Jangan lagi ada bom!

Jangan! Jangan ada lagi!! Jangan! Hentikan!

Bukan aku tak bersyukur, justru aku sangat bersyukur atas keadaan Indonesia tercinta yang jauh lebih baik dibandingkan 64 tahun lalu. Namun, masih ada yang belum menikmati kemerdekaan ini dengan sepenuhnya, mereka memiliki berhak merasakan juga ’kan nikmat kemerdekaan negeri ini?

(.....................Bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu,maka penjajahan di atas dunia ini harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.
.............................)


Ya Alloh, berikanlah kemerdekaan kepada saudara-saudara kami di Palestina. Merdeka Palestina!! Merdeka! Allohu akbar!!!

Tuesday, August 11, 2009

WHICH WORDS ARE OURS?

Written by Syofian Hadi

Jangan pernah sebut “MOSQUE” tetapi sebut “MASJID”.
“MOSQUE” diperoleh dari kata dalam bahasa Spanyol, yaitu “MOSQUITO” (nyamuk). Dinamakan sepert itu karena saat Perang Salib terjadi, Raja Ferdinand berkata bahwa mereka akan berangkat dan membasmi Muslim “like mosquitoes” (seperti nyamuk-nyamuk). (Dimana lagi mereka dapat temukan muslim dalam jumlah yang cukup besar untuk dibasmi jika bukan di Masjid?). Lalu tanpa rasa sungkan mereka menyebut “MASJID” sebagai “MOSQUE”.

Koreksi:
Sebenarnya pernyataan tersebut terdapat dalam buku yang berjudul “The Complete Idiot's Guide to Understanding Islam”. Dan seperti halnya judul bukunya, hal ini bukan merupakan hal yang sebenarnya. (http://www.dailytimes.com.pk/default.asp?page=story_9-2-2003_pg3_7)
Berdasarkan etymologi-nya, dapat dirunut bahwa tidak ada hubungan semantik antara kata “MOSQUE” dengan “MOSQUITO”. Bahasa Inggris kata “MOSQUE” (tahun 1400) itu berasal dari kata dari bahasa Italy “MOSCHEA”.
Oxford’s New English Dictionary dan Miriam-Webster's New International Dictionary melaporkan penggunaan kata “MOSQUED” pada tahun 1902.
(http://listserv.linguistlist.org/cgi-bin/wa?A2=ind0301b&L=arabic-l&P=1505)
Kata “MOSQUE” dalam bahasa spanyolnya adalah “MEZQUITA” dan berbeda sekali dengan kata “MOSQUITO” yang dalam bahasa spanyolnya adalah “MOSCA”

Tulisan dan koreksi di atas saya dapatkan dari http://www.icmi.or.id/ind/content/view/37/1/

Nah, kalau yang berikut ini saya dapatkan dari sms-sms teman-teman saya satu tahun lalu yang masih saya simpan. Entah dari sumber mana mereka mendapatkan informasi ini.

Jangan pernah berkata “MOSQUE” tetapi sebut “MASJID” karena umat Islam menemukan arti “MOSQUE” = “MOSQUITOES” yang artinya nyamuk atau kelambu.

Jangan menulis “MECCA” tetapi tulislah yang benar “MAKKAH” karena “MECCA” = rumah pembuatan wine.

Jangan menulis “MOHD”, tulis dengan lengkap “MUHAMMAD” karena “MOHD” = anjing dengan mulut besar.

Jangan menulis “4JJI” tulislah “ALLAH SWT” karena “4JJI” = untuk yesus isa almasih yahudi.

Jika kamu ingin memotong “ASSALAMUALAIKUM” katakanlah “ASSALAM”, jangan “ASS”, karena “ASS” = Pantat.

Hingga saat ini saya belum menemukan koreksi dari informasi-informasi di atas. Tetapi saya tetap mengikuti anjuran dari sms-sms tersebut, bukan dengan landasan etimologi (ilmu asal kata) yang belum jelas kebenarannya melainkan kembali ke dasar saja, karena terasa lebih jelas dan indah saja.
Pada saat mengirim sms, saya tidak menyingkat “ASSALAMUALAIKUM” dengan terlalu singkat, tho tidak ada ruginya, sms kan sekarang ini sudah begitu murah sekalis, saya menyingkatnya menjadi ”ASLMLKM”, hilangkan huruf vokalnya saja.
Untuk nama ”ALLAH”, saya tidak berani menyingkatnya, jadi tetap saya tulis ”ALLOH SWT”.
Begitu juga untuk nama nabi ”MUHAMMAD”, saya tidak berani menyingkatnya.
Tulis sajalah seperti biasanya, tidak perlu disingkat.
Untuk “MASJID” dan “MAKKAH” dalam kehidupan sehari-hari ketika berbahasa Inggris pun saya tidak menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris menjadi “MOSQUE” dan “MECCA”, saya mencoba membiasakan menggunakan nama aslinya saja, toh kita tidak perlu menerjemahkan kota ”NEW YORK” menjadi ”YORK BARU” atau menuliskannya menjadi ”NYU YORK” ketika kita sedang berbahasa Indonesia bukan?

Lalu , bagaimana dengan ”MOSLEM”?
Saya pun sempat terkejut ketika Salim A. Fillah dalam bukunya ”Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim” menyarankan kita agar tetap menggunakan kata ”MUSLIM”. Subhanalloh, terima kasih atas infonya pak. Pada Bab 2 dalam buku tersebut (hal. 75) tertulis:

Ejekan zaman Reconquesta menyebut Masjid sebagai mosque, hunian mosquito, alias sarang nyamuk. Begitu juga kata “MOSLEM”. Jangan pernah mengambil definisinya dari buku Psikologi dunia Victor E. Frankl, Man’s Search for Meaning ataupun From the Death Camp to Existentialism. Mengapa?

Karena Frankl, Yahudi Austria yang survive dari kamp konsentrasi NAZI di Auschwitz hingga Daffa itu menyebut rekan-rekannya sesama tawanan yang tidak bisa survive di kamp sebagai moslem. Moslem, menurut Frankl, adalah mereka yang tidak lagi memancarkan semangat untuk hidup, putus asa, lemah, dan siap untuk dimasukkan ke kamar gas. Saya tidak tahu dari mana dia memulai propaganda ini. Yang jelas, faktanya mengatakan sebaliknya. Para penghuni kamp konsentrasi yang terdiri atas muslim Balkan jauh lebih tangguh daripada para Yahudi Eropa.

Berbahasa Inggrislah.. Tetapi abadikan kata masjid seperti Al Qur’an menamai. Tetapi sebut dan tuliskan kata muslim sebagaimana ilmu tajwid menata lafazhnya.

@_@ Subhanalloh, sangat tepat sekali saran terakhir di atas dari Pak Salim ini sehingga sengaja saya cetak tebal.

(special acknowledgment to the committee of EURO FPPI Unila that had given me this awesome book, jazakumulloh khoiron katsir)

Wednesday, August 5, 2009

Words of Mine to SNMPTNers

By Syofian Hadi

Assalamu'alaikum wr wb.

Subhanalloh walhamdulillah.. I want to say congratulation for all my beloved students who successfully passed the SNMPTN 2009. Do your best to pay the meaning of this success. Straighten your goal, make your akhirat project better for everyday (do this together with me, I still, GO!)

And for my students, who haven't got this chance, never be sad. You are not failed.
We have our plan, and so does Alloh SWT, and it is true that plan happened is what has become Alloh's plan. Therefore, if you have strengthened your ikhtiar, give it up to Alloh, whatever the result is the best.

But it is possible that you dislike a thing which is good for you, and that you love a thing which is bad for you. But Allah knows, and you know not. (Al-Baqarah:216)

To me, you are still the winners who have won in managing all condition you got yesterday positively and wisely. Still there are many ways!

Congratulation to my little sister Deswinda, my brother Akhi Heri Firmansyah, FARIS brotherhood Yosse and Danang. Then, Ryan Falamy, Lana Ariando, Gandha, Noryken, Ike, Salsabila, Chichie, Tatang, and many more.

Speciall for Leony, You've proved yourself as a wonder woman who believes God's secret, better than we know. Go and keep fighting!!!

Monday, July 27, 2009

Boleh Bermaksiat, Asalkan…

Boleh Bermaksiat, Asalkan…

A friend sent sms to Syofian Hadi:

ENGKAU DAPAT BERMAKSIAT, JIKA DAPAT MEMENUHI 5 SYARAT BERIKUT :


ENGKAU YAKIN REZEKI YANG KAU PEROLEH BUKAN DARI-NYA

PASTIKAN ENGKAU TIDAK MENGINJAK BUMI-NYA

ENGKAU YAKIN TIDAK DILIHAT-NYA

ENGKAU YAKIN TIDAK AKAN DIMASUKKAN KE NERAKA-NYA


YAKIN MALAIKAT ZABANIYAH TIDAK AKAN MENYIKSAMU


*) Subhanalloh, thanks friend for your tausiyah. Barakalloh..

Saturday, July 25, 2009

DONOR DARAH? Siapa takut!!!

Written by Syofian Hadi

First of all, Subhanalloh walhamdulillah, terima kasih ya Alloh, Kau telah menyembuhkan ibu-ibu kami. Akhir bulan Juni lalu, ibu dari sahabat kami Fitria Yulianti dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Muluk (RSUAM). Lebih dari satu minggu beliau terbaring lemah di rumah sakit. Karena sakit yang sedang dialaminya, beliau mengalami kekurangan darah, sehingga sangat membutuhkan donor darah O. Selang beberapa minggu kemudian ibu dari sahabat kami Fefiyana juga dirawat di RSUAM, sama seperti ibu Fitri, ibu Fefi juga membutuhkan beberapa kantong darah, tapi darah A. Alhamdulillah, kini ibu-ibu kami tersebut sudah boleh pulang, insya Alloh sudah sehat. Kami juga turut bahagia pit, pep.., :-) Alhamdulillah…

Oya, buat saudara-saudara yang sudah donor, alhamdulillah, ternyata donor itu banyak manfaatnya lho, baik bagi yang didonor maupun yang mendonor. Saya sudah mendapatkan informasi dari salah satu sumber. “Lho kox ngopy-paste doank sich di? Ya eyalah, kalo mo nulis sendiri artikel ini mah gak boleh sembarangan coy, gue harus melakukan penelitian dan cari banyak referensi. Insya Alloh deh one day I’ll make my own, hehehe. So, sementra telen informasi yang ini dulu yaa….”
Well, check this out!

MANFAAT DONOR DARAH
oleh Ustadz H. M. Haris Damrah

"Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya." ( QS Al Maidah ayat 32 )

Darah sangat penting bagi kehidupan manusia. Sebab darah menjadi ukuran kesehatan. Pada kejadian-kejadian tertentu, seseorang mengalami kekurangan darah. Misalnya, setelah seseorang dioperasi, seseorang yang mengalami kecelakaan lalu lintas, seorang penderita DBD ( Demam Berdarah Dengue ) Stadium 3, dan sebagainya. Orang-orang yang mengalami kejadian tersebut akan sangat memerlukan darah. Di saat itulah transfusi darah amat dibutuhkan.

Transfusi Darah

Transfusi darah adalah tindakan medis pemberian darah kepada penderita, yang darahnya telah tersedia dalam kemasan yang memenuhi syarat kesehatan dan telah melalui pemeriksaan-pemeriksaan dan diberikan secara langsung. Islam tidak melarang seorang Muslim atau Muslimah menyumbangkan darahnya untuk tujuan kemanusiaan, bukan demi komersialisasi. Dalam hal ini, baik darahnya disumbangkan secara langsung kepada orang yang memerlukan transfusi darah, misalnya untuk anggota keluarga sendiri, maupun diserahkan kepada Palang Merah atau Bank Darah untuk disimpan sewaktu waktu untuk menolong orang yang memerlukan. Penerima darah dan donornya tidak disyaratkan harus sama agama/kepercayaan, bangsa / suku bangsanya dan sebagainya. Karena menyumbangkan darah dengan ikhlas itu termasuk amal kemanusiaan yang sangat dihargai dan dianjurkan oleh Islam. Sebab dapat menyelamatkan jiwa manusia, sesuai dengan firman Allah diatas.

Manfaat Donor Darah

Donor darah atau penyumbang darah adalah orang yang secara sukarela memberikan darah untuk maksud dan tujuan transfusi darah.Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta atau Bank Darah di rumah sakit-rumah sakit membutuhkan darah yang sehat dan aman untuk ditransfusikan pada yang membutuhkannya.
Dalam formulir pendaftaran donor darah terdapat pertanyaan-pertanyaan yang sangat diperlukan untuk mencegah pengambilan darah selama periode "Jendela" dari virus-virus tertentu, misalnya Virus AIDS, Hepatitis C. Periode ini dapat berlangsung selama 2(tiga) bulan atau lebih. Yang disebut periode "Jendela" ialah ada virus di dalam aliran darah, tetapi belum ada antibody virus yang dapat diperiksa melalui pemeriksaan darah di laboratorium, dan virus dapat masuk ke dalam darah pasien yang menerima darah dalam periode ini. Kelangsungan hidup pasien yang menerima darah sangat tergantung pada kejujuran calon donor darah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan merupakan upaya mencegah sehubungan risiko terhadap calon donor darah atau pada calon penerima darah dan juga untuk menentukan bagaimana dapat menggunakan darah dari donor darah seefektif mungkin. Tidak mungkin memeriksa darah untuk setiap infeksi penyakit, pertanyaan-pertanyaan yang diberikan pada formulir pendaftaran merupakan cara untuk meyakinkan keselamatan darah yang akan ditransfusikan. Apabila calon donor darah merasa bahwa ia perlu diperiksa untuk sesuatu sebab atau termasuk berisiko tinggi "Jangan Donor Darah". Apabila calon donor darah ragu-ragu tentang boleh tidaknya menyumbangkan darahnya, dapat bertanya pada petugas atau dapat langsung pulang meninggalkan ruangan.

Berdasarkan pengalaman para donor yang telah menyumbangkan darahnya, telah banyak manfaat yang mereka peroleh setelah menyumbangkan darahnya. Antara lain :

1. Mengetahui golongan darahnya.

2. Mengetahui tekanan darah secara berkala (tiga bulan sekali) pada setiap akan menyumbangkan darahnya.

3. Dapat memperbarui darah di tubuhnya, karena telah menyumbangkan darahnya sebanyak 350 cc. Kemudian memperoleh darah yang baru pada bulan berikutnya.

4. Dapat tidur nyenyak.

5. Nafsu makan bertambah.

Maha Benar firman Alloh : " Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri ( QS. Al Isra ayat 7 )

Marilah kita saling membantu sesama manusia, salah satunya dengan cara menyumbangkan darah kita untuk orang yang membutuhkan (donor darah). Janganlah kita memelihara kebencian, kedengkian, kemurkaan dan permusuhan yang sering menimbulkan pertumpahan darah, sehingga banyak nyawa yang melayang karena kehabisan darah.

Bersedekah itu bukan hanya dengan harta saja, namun bisa dengan apa saja yang kita miliki, misalnya bersedekah dengan menyumbangkan darah demi untuk menolong orang lain.

sumber : Risalah Tabligh Korps Muballigh Jakarta (KMJ) No.43 Jum'at ke-1 Tahun XIV, 21 Syawal 1428 H / 2 November 2007

taken from:
http://www.mail-archive.com/jamaah@arroyyan.com/msg05821.html

--------------------------(*_*)------------------------------------

So, besok-besok kalo ada yang butuh darahmu, kamu gak perlu takut, cemas, justru insya Alloh kamu bakal sehat. Asalkan ketika mendonor, pastikan kamu dalam kondisi sehat. Tapi jangan pura-pura sakit atau cari-cari alasan karena takut ditransfusi yaa! Kalau memang sehat, selanjutnya adalah ikhlas dan yakin, insya Alloh tidak akan terasa sakit, pusing, dan lain-lain. Alloh pasti akan mempermudah, semoga Alloh meridhoi. Aku jadi teringat pesan seorang sahabatku, Habi, dia pernah bilang, “Posisikanlah diri kita sebagai orang yang membutuhkan bantuan tersebut, pastinya ingin ada orang yang segera membantu kita”.

So, Donor darah? Siapa takut!!

Untung Aku Bukan Saudara Mereka!

Written by Syofian Hadi

I took this article from http://teguhtimur.com/2008/03/26/obama-sepupu-jauh-george-w-bush/ dengan sedikit pengeditan.

GENEOLOGI atau hubungan kekerabatan dan pertalian darah antar manusia memang sering mencengangkan.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa Barack Obama punya hubungan kekerabatan dengan George W. Bush. Seperti diberitakan BBC Barack Obama adalah sepupu kesepuluh Bush. Pertalian darah mereka bermula dari seorang laki-laki bernama Samuel Hinkley dari Cape Cod, yang meninggal dunia tahun1662.

Selain dengan Bush, Obama juga merupakan sepupu aktor Hollywood Brad Pitt. Sementara Hillary Clinton, punya hubungan darah dengan Angelina Jolie, kekasih Brad Pitt.

Hubungan kekerabatan ini terungkap melalui penelitian yang memakan waktu tiga tahun. Peneliti Christopher Child, dari the New England Historic Genealogical Society, mengatakan nenek moyang Obama dan Clinton punya banyak kesamaan dari yang mungkin pernah mereka pikirkan sebelumnya.

The Society yang didirikan tahun 1845 adalah lembaga genelogi terbesar di Amerika. Penelitian tentang asal keturunan Obama dan Clinton ini dipimpin oleh Child dan Gary Boyd Roberts.

Obama lahir dari perkawinan silang antara seorang pria Kenya, Barack Hussein Obama Senior, dengan wanita kulit putih kelahiran Kansas, Stanley Ann Dunham. Kedua anak muda ini bertemu di University of Hawaii at Manoa. Obama Senior adalah mahasiswa jurusan ekonomi, sementara Ann Dunhan mahasiswi jurusan antropologi.
Barack Obama lahir tahun 1961. Beberapa tahun kemudian, ibu dan bapaknya bercerai. Ia pernah tinggal di Jakarta, Indonesia saat ibunya menikah dengan pemuda Jawa, Lolo Sutoro di akhir 1960-an hingga awal 1970-an.

Obama juga diidentifikasi memiliki hubungan kekerabatan yang terbilang dekat dengan Dick Cheney. Bush dan Cheney adalah tokoh Partai Republik yang menurut Obama membawa Amerika pada jurang kenistaan sebagai negara pengimpor perang.

Selain Bush dan Cheney, Obama juga disebutkan punya hubungan dengan mantan presiden Gerald Ford, Lyndon Johnson, Harry S Truman, dan Winston Churchill.

Sementara itu Hillary Clinton disebutkan punya hubungan kekerabatan dengan Madonna, Celine Dion, dan Alanis Morisette. Hillary dan Angelina Jolie adalah sepupu kesembilan. Mereka dihubungkan oleh Jean Cusson, yang meninggal di St Sulpice, Quebec, Kanada tahun 1718.

After reading the article above, I just said syukur deh they have no relationship with me, hehehehe…

Thursday, July 16, 2009

KING, The most amazing movie

(This writing should have been posted last week but I had no time because I was on duty in another city. I also planned to post it last night, but the electricity was off. Again, I find so many reasons, hahahaha…!!)
Actually it was a sudden plan for watching this movie. We hadn’t known whether or not this movie is good. So, the first reason is our embitterment to this movie, while my own reason is that I must watch this movie before I go to Jakarta to follow a teacher training for a week, hehehe.. Peace friends!

Last Tuesday, July 7th 2009, I came to the cinema together with my beloved friends; Anwar and Habi. Satria and Ahyar cancelled their joining with us. Anwar loves everything about badminton so it made him more enthusiastic, Habi still worried about the quality of this movie since he was so disappointed with ‘Ketika Cinta Bertasbih’ which is like a Sinetron based on all aspects he thought, while I just didn’t wanna be a person who had to wait for a week more only for watching this movie. Sure, I can’t wait.

We arrived at the cinema at 2 p.m. and all the tickets had been sold out. Then we could watch KING at 5 p.m. We were not sure whether we could be patient to spend three hours there only for waiting while Anwar was fasting and we worried about our Maghrib, we would prayed at 6.30. To spend the time, we went around the square. One and half hours-window shopping made us tired, then we came back to the cinema, sitting there taking a rest, chatting away and having joke. Until a security guard came to admonish us, we realized that we had done an exaggerated action, hahaha, “Sorry, Sir!”

We still had fifty minutes more, and then we went to Musholla to take Ashar pray. On the way when we came back to the cinema, suddenly we found our old friend, Tamtam. She was our university classmate, but at the third semester she dropped out. We and all our friends miss her so much since we lost contact. Neither much information about her we got. After that, Anwar bought two bottles of drink for fasting break, we was shocked so much by their price. Stop, I have no word.

Finally we were invited to enter the cinema. In fact, we are still cute, because most of the movie gores at that time were elementary school students. They, we are! Hahaha..!!
At the first five minutes, I was still confused with this movie, it showed a badminton playing more and more. I asked my self “What does this movie tell about? Liem Swie King?”, but it didn’t take a long time; soon I could flow with the movie.

The film tells the story of a poor village boy named Guntur who grows up in central Java, idolizing Liem Swie King and dreaming of becoming a badminton star.

Here's a review of King from The Jakarta Post:

`King' romanticizes national passion

If you love movies and grew up watching Indonesia triumph time and time again on the badminton court, then you will find it hard not to be swept away in nostalgia when watching King, possibly the first Indonesian film centered around badminton.
The story, written by actor Ari Sihasale making his directorial debut, serves as a nice reminder to the nation's almost former glory in the racquet sport, especially since the film has arrived at a time when Indonesia's badminton scene has been plagued by poorer performances recently. Despite facing tough rivalry against a certain robot-themed Hollywood blockbuster, a low-brow Indonesian horror flick and a strong (not surprisingly) kids pic, King will likely draw in some decent crowds in its opening week.
What remains to be seen is whether children, the film's target market, will actually turn out in droves to watch this film. Considering the film's modest, if not slow, pace in the first half, bar a few heart-tugging moments in the first few minutes, children may be squirming in their seats trying to understand this film.
However, both young and old alike will be mesmerized by the idyllic, postcard-like scenes shot beautifully by the film's director of photography, Yudi Datau. The film captures the majestic grandeur of the mountains, hills and green fields of stunning Central Java so successfully it overshadows some of the early bumps in the plot.
The telltale signs were evident from the start, with overreliance on a narrator who did not enhance nor provide additional information to the story itself. A formulaic yet workable take on the "zero to hero" theme, the film depicts the struggle of a poor village boy Guntur (played by newcomer Rangga Raditya) trying to fulfill his father's (comedy troupe Srimulat member Mamiek Prakoso) rigorous physical training program for him to become a badminton champ. His longtime idol is the legendary Indonesian badminton player Liem Swie King, from which the film takes its title.
Along with the typical ingredients of a few sidekicks (played by newcomers Lucky Martin & Valeria Thomas), the story bounces off one coincidence after another. There is no explanation offered initially as to why Guntur wants to be a badminton champion, and it is not until the middle of the film we learn the reasons behind his father's harsh training program. Until that point, it is hard to empathize with the father and he is left seeming one-dimensional
Yet, that does not stop Mamiek Prakoso form delivering a compelling performance, albeit a slightly subtle one. Mamiek delivers what most actors fail to do, which is subtlety without being passive and unconvincing but not overreacting at the same time.
Ten years ago, in a similar role as the single parent of an extraordinary child, Toni Collette performed magnificently and received quiet appreciation for her performance in The Sixth Sense.

Mamiek's best scenes are actually often those when he does not speak, such as his silent but powerful presence in the final scene of King that brings everything to a climax.
Ari Sihasale has done well in his directorial debut here, but perhaps his decision to not move away from children's films was not such a good idea. Known as the man behind Alenia Pictures, which has produced Denias Senandung di Atas Awan (Denias: Hum Above the Clouds) and Liburan Seru (Fun Holiday), the similarity between the plot of Denias and King is too strikingly similar to be ignored.
If Denias must find education in order to have a future, then Guntur in King aims to break free from his father and play professional badminton for a living. Both incorporate point-and-shoot nature scenes and are from the outset clearly feel-good films.
Undeniably, it is great to see Indonesia's badminton greats making a cameo appearance, including the legendary Lim Swie King. Another great aspect of this film is that the badminton matches look real, not staged, and flow naturally via effective editing and fantastic musical scoring.
For some, that ultimate *feel-good' vibe will undeniably come from emotional scenes where people gather in front of televisions and cheer Indonesia while they win the world championships.
King will definitely go down as one of Indonesia's better sporting films, without a doubt. King, with English subtitles, is playing in select theatres nationwide.

@-)
To me, KING is the best movie. It’s very different with the other Indonesian movies that I’ve ever watched. I’m speechless to describe how amazing this movie is. Let the expert movie analyzers comment about this movie. Many scenes made me hard to restrain my weeping and screaming many times. KING had paid our ‘waiting for three hours’, made us forget about ‘security guard’s admonish’, ‘compulsion expensive drinks’, ‘increased ticket price’ and so on. Habi satisfyingly said “This is the real movie!” wow! From ten stars to appreciate KING, we give it nine!

Thursday, July 2, 2009

Jangan Menyerah D'Masiv

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff 1:Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa


Woooww..!! Daleeeemmm!! Dasyaat..!!
Lirik, lagu, musik, video klip nya kereenn semua!
Pertama kali liat klipnya di Dahsyat beberapa hari yg lalu sempet menghentikan detak jantungku beberapa saat..
Ya Alloh, aku jarang bersyukur..

Tuesday, June 30, 2009

RESEP SUKSES SNMPTN

THE SUCCESSFUL RECIPE FOR SNMPTN

Written by Mr. Syofian Hadi

Tomorrow is the turn for my students to struggle for their ideals through SNMPTN. Because of my love to you, I give you a THE SUCCESSFUL RECIPE FOR SNMPTN. Do this procedure well as you ever had done when you had a National Final Examination.

•Prepare all the materials
•Pour the flour of spirit in a bowl of heart
•Blend with a chocolate of knowledge and cheese of memorizing
•Then, add the sugar of Tawakal
•Do not forget to add the powder of enough rest
•Mix them until Istiqomah
•Cook the mixture with Tahajud
•Put optimism on it to make it more tasteful
•Pour into a plate of smile
•Now, it is ready to serve to your parents
(Inspirited from emq motivation)

You must do it. Because I am lazy to pray for u but I will always curse you so that you will get your passing. (Hahaha.. Just kidding). I quoted an advise from Aa Gym for you, “Alloh sometimes gives not by granting our wish because only Alloh who knows the disadvantage (mudhorot) if our wish is granted”.
I love you all.

Wednesday, June 24, 2009

Yayan, Imam, Eka, dan Aku

Written by Syofian Hadi

“Saya terima nikahnya dengan mas kawin tersebut tunai!”
Alhamdulillah, lega rasanya saat aku mendengar dan menyaksikan sahabatku, Yayan Candra, menuturkannya dengan jelas saat menikahi Syahmona Ratu Pesagi.
“Sah! Sah!” sahut para saksi nikah.
Tegang, haru, bahagia bercampur jadi satu. Subhanalloh, sangat khidmat sekali.

Setelah salah satu sahabatku yang lain, Eka Seprianto, menikah pada oktober tahun lalu, kini giliran Yayan Candra yang menyempurnakan setengah diennya pada hari minggu 21 Juni lalu di desa Jagang, Blambangan Pagar, Lampung Utara.
Dulu, semasa SMA, kami selalu kompak berempat; Aku, Eka, Yayan, Imam. Aku mengenal Eka dari kecil sebelum SD. Yayan adalah siswa dari Baradatu pertama yang aku kenal saat pertama kali menginjakkan kaki di kelas 1 SMA, teman sebangku. Sedangkan Imam, aku kenal dari Yayan. Umur kami tidak terpaut jauh, Eka 34 hari lebih tua dariku, Imam lebih muda 1,5 bulan dariku, dan Yayan lebih muda 2 bulan dariku. Kami semua Muslim. Aku keturunan Pariaman, Eka keturunan Cina-Solo, Yayan Semendo-Jember, dan Imam Lampung Way Kanan. Meskipun dulu kami berbeda kelas hingga ke kelas 3 dan masing-masing dari kami sudah punya ‘teman perempuan’ (katakanlah begitu), kami tetap kompak. Pernah kami berceloteh bahwa yang akan menikah pertama tampaknya adalah Eka, yang kedua aku, kemudian Yayan, dan yang terakhir adalah imam. Entah mengapa saat itu kami memprediksi seperti itu. Benar kini Eka yang pertama, tapi ternyata bukan aku setelah Eka, melainkan Yayan, hehe, salah, lucu juga kalau diingat-ingat betapa anehnya kami dulu. Kami sempat sok merasa tampan seolah-olah kami adalah F4 (ef se’), kemudian sempat juga membentuk Band, ‘Mars’. Huahahaha. Pernah juga menyukai perempuan yang sama, halah! Walau banyak bermain, kami juga tetap berprestasi di kelas masing-masing lho, kami juga les bahasa Inggris dan komputer bersama.

Hingga kami berpencar kuliah; aku di FKIP Unila, Imam di FP Unila, Eka di FE Unila, Yayan di Poltekes Kotabumi, kami tetap kompak, meskipun kami telah mempunyai teman-teman baru dan memiliki prinsip dan sikap yang berbeda dalam memandang hidup dan pacaran, kami tetap kompak. Sesekali kami sempatkan untuk berkumpul, entah itu di Bandar Lampung, Bukit Kemuning, atau Baradatu. Apalagi masing-masing sudah punya handphone, tinggal kirim sms saja.

Aku sangat terharu, bukan sedih karena khawatir kami tidak bisa berkumpul lagi setelah mereka menikah karena kami yakin persahabatan kami tulus, insya Alloh akan tetap terjalin selalu, melainkan karena aku bangga dengan mereka yang yakin akan segala janji Alloh bagi meraka yang menikah. Sebentar lagi kami punya keponakan, Eka kini sedang menanti kelahiran buah hati. Aku? Sabar dhi.. Siapkan segalanya, terus berdoa. Alloh pasti sudah menyiapkan jika kau siap.

Yayan, Eka, Arianto sudah. Imam, Nurhadi, Wisnu, Sugeng, Agus, kita kapan? Tenang teman, masih banyak yang belum kok. Tapi kita harus tetap berlomba-lomba lho, menikah ’kan ibadah. Terus memperbaiki diri dan ikhtiar. Ketika menemukan yang baik tidak usah mengutamakan orang lain. Wah, aku pinter ya? Bukan, aku terinspirasi kata-kata Anna Althafunnisa kepada Cut Mala di Novel KCB, hehehehe.

My Brothers, I’ll never be able to forget every moment ever made together. Thanks a lot for sincere friendship you given to me!

Facebook-Ku

Written by Syofian Hadi

“oh, jadi sekarang loe dah punya facebook? Ga anti lagi?”
Itulah salah satu komentar dengan nada menyindir yang terlontar dari beberapa orang teman ketika mereka mengetahui aku mengaktifkan kembali facebook pribadiku.
Menurutku wajar mereka berkomentar seperti itu karena beberapa waktu lalu aku mendeactivekan facebook pribadiku dan tidak ingin sibuk di facebook seperti teman-teman lainnya walau sebenarnya aku ingin sekali melanjutkan kesertaanku di facebook, tapi aku tidak melakukannya hingga ada keterangan yang lebih menguatkan lagi.
Kini, teman-teman di friendster entah kemana, semua telah beralih ke facebook. Isu haram dan kontroversi facebook merebak di negeri ini. Aku terus mengikuti. Tapi tak satu pun yang dapat memantapkanku. Facebook sendiri tidak haram, tapi penggunaannya yang berlebihan yang membuatnya menjadi haram. Sama seperti ayam. Ayam halal, tetapi bila dipotong tidak dengan menyebut nama Alloh, ayam yang halal tadi menjadi haram untuk dimakan. Untuk yang ini aku setuju, friendster dan hal-hal lainnya juga bisa saja haram karena berlebihan, misalnya mengabaikan panggilan sholat karena asyik ber-facebook/friendster/blogger-ria. Tapi ini (facebook tidak haram) bukan satu-satunya aku jadikan alasan mengapa aku aktif kembali di facebook. Jujur, masih ada hal yang mengganjal pikiranku; benarkah pemilik facebook Mark Zuckerberg menyumbangkan pendapatannya pada pemerintah Israel untuk mendanai penyerangan Palestina?
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak yang jelas keberadaannya. Bila ada, akan aku deactive kembali, goodbye for good. Wallohu’alam.

Friday, June 12, 2009

Hajri, from Bukit Kemuning for BEM Unila

Written by Syofian Hadi

“TOMI-HAJRI MENANGKAN PEMIRA”
Headline buletin mahasiswa Universitas Lampung Teknokra edisi terbaru hari ini, Jumat 12 Juni 2009, langsung menjawab rasa penasaranku selama ini, karena Pemira ini berjalan tak selancar yang diharapkan. Walaupun begitu, terus terang aku bingung harus mengucapkan apa, apakah harus mengucapkan ‘Alhamdulillah’ dahulu atau mengucapkan ‘innalillahi wainna ilaihi roji’uun’. Ah, aku ucapkan saja dua-duanya.
Kenapa aku begitu penasaran dan juga lega ketika mengetahui Tomi-Hajri memenangkan Pemilihan Raya (Pemira) Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM Unila) periode 2009/2010 dengan mengalahkan tiga pasangan lainnya?

Aku sebenarnya tidak begitu mengenal Tomi meskipun satu almamater di FKIP Unila, tapi yang aku kenal sekali dari pasangan ini adalah Hajriansyah. Hajri adalah adik kelasku waktu sekolah di SMA Negeri 1 Bukit Kemuning, aku kelas 3 dia kelas 1. Kami juga pernah sama-sama aktif di Purna Paskibraka Bukit Kemuning, dan belakangan kami juga sama-sama berkecimpung di Forum Alumni Rohis (FARIS) SMA Negeri 1 Bukit Kemuning. Ada suatu kebanggaan di hatiku. Pertama, alhamdulillah, ternyata Tomi-Hajri dipercaya oleh para pemilih. Kedua, karena Tomi berasal dari FKIP dan Hajri adalah alumni SMA Negeri 1 Bukit Kemuning. Ketiga, berhubungan dengan isu yang terakhir berhembus mengenai SMA kami, ini pembuktian bahwa alumni kami juga memiliki kemampuan dan juga mampu bersaing. Yang aku tahu, sepertinya Hajri adalah satu-satunya alumni SMA kami yang berhasil menjadi pimpinan di level Universitas, meskipun hanya Wakil Presiden. Semoga ini memacu alumni-alumni yang lain untuk tetap terus mengembangkan diri.

Hmm, dari semua ceritaku di atas sepertinya aku sudah tidak objective lagi. Memang benar itu. Aku akui, karena kalau secara subjective, aku justru bingung pasangan capres-wapres mana yang layak untuk BEM Unila ini karena aku yakin semua kandidat pasti memiliki kemampuan masing-masing. Mungkin semua layak. Oleh karena itu, alasan kebahagiaanku memang bukan dari sisi objective. Kebahagiannku hari ini lebih kurang bagaikan kebahagiaan rakyat Indonesia yang bergembira atas kemenangan Obama saat pemilu presiden Amerika yang hanya lebih dikarenakan Obama pernah tinggal dan bersekolah di Indonesia beberapa tahun saja. Tapi aku akui, yang aku kenal, Hajri memang anak yang berakhlak baik dan cerdas. Buktinya meraka terpilih. (Hwehehe,teuteuup.. Peace ah!)

Pro-Kontra, kericuhan, kerusahan, dan masalah-masalah lainnya yang mengiringi Pemira ini semoga tidak berlarut-larut, semoga dapat dijadikan pelajaran agar dapat menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Mungkin sudah banyak bermacam doa dan harapan yang disampaikan untuk Tomi-Hajri. Aku hanya berdoa dan berharap, semoga selama kepemimpinan Tomi-Hajri satu tahun mendatang tidak ada masalah-masalah baru, tapi justru memuncul begitu banyak prestasi-prestasi baru dan luar biasa. Amiiin.
Semangat TOHA! Allohu akbar!

Jadi keinget sms kampanye dari salah seorang teman:
Mendayung perahu hingga ke hulu
Mencari putra mahkota raja dan ratu
Jika mau BEM Unila maju
Maka pilihlah paket satu

Monday, June 8, 2009

GURU IDOL, Me!

Written by Syofian Hadi

Guru Idol? Aku langsung teringat dengan kontes ajang mencari penyanyi baru "Indonesian Idol" saat melihat pamflet seminar nasional pendidikan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusana Ilmu Pendidikan (HIMAJIP) FKIP Universitas Lampung ini, karena warna dan font yang digunakan pada logo Guru Idol ini hampir sama persis dengan logo Indonesian Idol.

“GURU IDOL”
MENJADI GURU YANG PROFESIONAL BERDEDIKASI TINGGI DAN DICINTAI ANAK DIDIK




Begitulah temanya. Tema umumnya mungkin sudah cukup sering diangkat. Tapi ‘Guru Idol’ sangat menarik perhatianku, aku menjadi bertanya-tanya sendiri seperti apakah guru idol itu. Tema yang seperti ini memang jarang sekali diangkat dalam sebuah seminar pendidikan. Lagi pula, bagaimana tidak menarik, pada pamflet tersebut tertulis nama Ketua MPR RI DR. H.M Hidayat Nurwahid, MA. sebagai keynote speaker. Ketiga pembicaranya pun juga tak kalah menarik, yaitu:

1. Dr. Sulistyo, M.Pd. (Ketua Umum PGRI Pusat)
2. Ir. Johnson Napitupulu, M.Sc. (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung)
3. Dr. Undang Rosidin, M.Pd. (Dosen dan Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Lampung)

Karena rasa penasaranku yang sangat besar mengenai ‘Guru Idol’ ini, aku putuskan untuk mengikuti seminar ini, aku juga ingin menjadi guru idola yang diidolakan oleh semua siswaku kelak.

Tapi sayang, semangatku yang menggebu-gebu menjadi agak sedikit menurun. Karena pada hari H kemarin, Minggu 7 Juni 2009, ternyata tidak 100% sesuai dengan apa yang dipromosikan sebelumnya; keynote speaker dan dua pembicara yaitu DR. H.M Hidayat Nurwahid, MA., Dr. Sulistyo, M.Pd., dan Ir. Johnson Napitupulu, M.Sc. berhalangan hadir. Hanya Dr. Undang Rosidin, M.Pd., yang tidak berhalangan. Kedua pembicara yang berhalangan hadir tersebut digantikan oleh Wakil Ketua PGRI Provinsi Lampung Dra. Hj. Maysari Berty, M.Sc., dan Kabid. Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Dr. Khaidarmansyah, SH., M.Pd.

Yang menjadi pembicara pertama adalah Ibu Dra. Hj. Maysari Berty, M.Sc. Beliau menjelaskan latar belakang dan berbagai permasalahan dalam dunia pendidikan seperti rendahnya kualitas pendidikan yang tidak dapat terlepas dari rendahnya kualitas para pendidik. Menurut beliau, guru harus memenuhi kriteria guru profesional, berdedikasi tinggi, dan mencintai anak didik dengan cara memahami dimensi dan model pembelajaran.

Pembicara kedua adalah Bapak Dr. Khaidarmansyah, SH., M.Pd. Menurut beliau, guru merupakan salah satu komponen pendidikan. Oleh karena itu, sesuai dengan UU Guru dan Dosen No. 14 / 2005, guru harus memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik. Guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran peserta didik, dan menguasai kompotensi bidangnya. Sehingga guru yang profesional dan bermutu akan menjadi idola dan dicintai oleh anak didiknya.

Pembicara yang ketiga adalah Bapak Dr. Undang Rosidin, M.Pd. Beliau menjelaskan mengenai hal-hal yang disenangi dan tidak disenangi para siswa. Guru idola harus memiliki 3 H, yaitu:
1. Head; memiliki kompetensi, wawasan luas dan inovasi.
2. Heart; melaksanakan tugas dengan “hati” (berempati, penuh kehangatan, memahami dan mengenal kepribadian anak).
3. Hand; memiliki keterbukaan dan sifat humoris sehingga anak termotivasi untuk belajar.

Berdasarkan penjelasan yang diberikan oleh ketiga pembicara, aku menobatkan Pak Undang sebagai ‘Pembicara Idol’. Penjelasan beliau sangat tepat sasaran dan sesuai dengan tema yang aku tunggu-tunggu.


Kesimpulanku, guru yang diidolakan semestinya harus memiliki kriteria profesional, standar kompetensi yang lengkap, dan mengenal pribadi anak. Meskipun pada kenyataannya guru yang diidolakan siswa belum tentu memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Guru yang ramah, ramai, gaul, pintar, lucu, memberi kelonggaran dan kebebasan biasanya diidolakan oleh para siswa ketimbang guru yang profesional dan tegas dalam menegakkan kedisiplinan, meskipun para guru tersebut memiliki kriteria profesional dan bisa dikatakan pintar. Jadi, guru idola belum tentu guru yang memenuhi kriteria keprofesionalan guru, sebaliknya guru profesional belum tentu diidolakan para siswa.

Ambil contoh saja kontes ajang mencari penyanyi baru Indonesian Idol, tidak semua pemenang Indonesian Idol memenuhi kriteria penyanyi profesional, meskipun para juri telah mengkritik atau menyatakan bahwa penampilan kontestan tersebut tidak bagus atau tidak layak, tetapi jika para penonton suka sehingga pooling sms-nya teratas, maka dia akan tetap dinobatkan menjadi idol. Begitu juga sebaliknya, kontestan yang memenuhi kriteria penyanyi profesional belum tentu disukai para penonton, meskipun para juri telah menilai baik dan memuji penampilannya, karena para penonton tidak menyukainya sehingga poolingnya sms-nya rendah, maka kontestan tersebut gagal meraih gelar idol. Kontes ini hanya mengacu pada pooling sms karena rasa suka dan tidak suka para penonton

Jadi menurut saya, mari kita menjadi guru ideal, yaitu guru yang profesional dan diidolakan. Perlu usaha, pembelajaran, dan kesabaran untuk mencapai ideal ini. Mari kita terapkan rumus 3H dari Pak Undang; HEAD, HEART, HAND MAKE IDEAL.

Akhirnya semua kekurangpuasanku terhadap kinerja panitia penyelenggara terbayar dengan penyajian materi dan dialog dari ketiga pembicara tersebut, cukup memuaskan. Aku menjadi lupa bahwa aku tidak diberi blocknote dengan alasan kehabisan, aku lupa bahwa Pak Hidayat Nurwahid dan kedua pembicara lainnya berhalangan hadir, aku lupa semua isi janji di pamflet yang aku lihat bebrapa waktu lalu, apalagi ketika aku disungguhkan makan siang yang aku tunggu dengan cukup lama tanpa air minum pun tidak aku ambil pusing, yang aku ingat adalah “Ya, aku adalah seorang guru, guru ideal adalah aku!”. Insya Alloh.

Latah! Eh, Latah!

Written by Syofian Hadi

Dorr..dor..dor..ee..e.dor..dor..ee..!
Itulah teriakan latah Sanae, mahasiswa Fakultas Kedokteran Malahayati, ketika dikejutkan oleh salah seorang temannya. Dorr!!
“Sanae Lompat!”, teriak salah satu temannya. Sanae pun spontan langsung lompat-lompat seolah-olah terhipnotis oleh ucapan temannya tersebut.

Apa sih Latah itu?
Menurut wikipedia, latah merupakan suatu gejala psikologis yang hanya dikenal pada sistem budaya tertentu. Latah tidak bisa dianggap kebiasaan sepele yang tak ada kaitannya dengan penyakit. Latah berhubungan erat dengan dimensi gangguan jiwa, fungsi syaraf, psikologis dan sosial.

Secara geografis, kawasan Asia Tenggara berada pada peringkat pertama dengan jumlah penderita latah terbanyak. Selain Indonesia, penderita latah juga ditemukan pada beberapa suku di Jepang dan Prancis.

Walaupun tidak sepenuhnya tepat, disinyalir bahwa penyakit ini tumbuh dan berkembang di masyarakat yang menerapkan budaya otoriter dan penderitanya biasanya orang tua, perempuan, berpendidikan rendah dan berada pada kelas ekonomi bawah. Jadi dapat disimpulkan bahwa latah adalah gejala psikologis untuk kaum proletar, berbeda dengan “penyakit elit” yang biasanya diidap kaum borjuis seperti kanker, serangan jantung atau gangguan hati.

Ada dua jenis latah yang dikenal, latah tindakan dan latah verbal.


Latah verbal, menurut wikipedia dibedakan menjadi 2 jenis.
Echolalia, ketika kaget penderita mengulang perkataan lawan bicara tanpa mengubah konteks kata/kalimat. Berasal dari kata Yunani, “Echo” yang mempunyai arti “mengulang”.

Coprolalia, ketika kaget penderita merespon dengan mengeluarkan sumpah serapah atau kata-kata tak senonoh. Berasal dari sebuah kata Yunani, “Coprol” yang mempunyai arti “feces/kotoran”.

Dari sebuah referensi, latah jenis Coprolalia adalah pembuktian dari teori Sigmund Freud (bapak psikologi modern), yang mengatakan bahwa manusia adalah makhluk dengan instink kebinatangan. Perubahan emosi secara tiba-tiba, bisa menjadi trigger dan impulse untuk membangunkan instink tersebut.

Latah tindakan, dibedakan menjadi 2 jenis. yaitu Ekopraksia meniru gerakan orang lain dan Automatic Obedience (melaksanakan perintah secara spontan pada saat terkejut). Misalnya, ketika penderita dikejutkan dengan seruan perintah seperti “sujud” atau “peluk”, ia akan segera melakukan perintah itu.

Latah disebabkan oleh beberapa hal. Beberapa teori menyebutkan:
Teori pemberontakan, karena ada dorongan yang tidak terkendali untuk melakukan sesuatu. Masa lalu yang selalu dikungkung dan dilarang juga bisa dimasukkan kategori ini.
Teori kecemasan, adanya tokoh otoriter di balik layar. Dominasi tokoh yang dekat secara psikologi, tidak harus dalam lingkungan keluarga, bisa menjadi penyebab latah.
Teori pengkondisian, dalam bahasa sederhana disebut ikut-ikutan (trend-follower). Sebagai aktualisasi untuk mencari perhatian dari lingkungannya.

That’s what I got from http://riky.kurniawan.us/idea/latah/

Tapi, orang Indonesia ‘kan dari dulu memang suka latah. Ada yang latah sama bahasa anak-anak gaul; ‘sumpe loe’, ‘ya..iya lah..masa ya..iya..donk’, langsung latah ikut-ikutan menjadikannya sebagai bahasa sehari-hari. Ada yang latah sama mode; muncul model pakaian, gaya rambut, atau gaya-gaya lainnya dari luar negeri, langsung latah ikut-ikutan. Ada yang latah sama barang teknologi baru; BlackBerry lagi ‘in’, langsung juga latah buat beli dan harus punya. Ada yang latah sama orang-orang yang punya kursi di DPR; rame-rame latah pada jadi caleg, it’s okay sich asal pas gagal gak ikut-ikutan latah stress, hehehe..!

Saturday, June 6, 2009

The Winners of Dual Story Telling - ESo Festival 2009



ESo FESTIVAL (E-Fest) 2009
ENGLISH SOCIETY OF LAMPUNG UNIVERSITY
DUAL STORY TELLING WINNERS
May 30th and 31st, 2009



Written by Syofian Hadi


Here are the winners for Dual Story Telling in ESo Festival (E-Fest) 2009 by English Society (ESo) of Lampung University.
Congratulation for all participants.


1st Winner : STAIN Jurai Siwo Metro A
- Andi Setiawan
- Etika Lisyana Dewi
Title: Dream, Success, Forget, and Die


1st Runner Up :
- Dede Jihan Rasika
- Riska Gustiani
Title: The Princess Frog


2nd Runner Up : STAIN Jurai Siwo Metro B
- Hasanul Misbah
- Yeni Suprihatin


The Judges:
Mr. Syofian Hadi
Mr. Habi Septiawan
Ms. Delia

Monday, June 1, 2009

SMAN 1 BUKITKEMUNING AND THE CURRENT ISSUE

Written by Syofian Hadi

“Assalamu’alaikum. Ada kabar bahwa alumni SMA Negeri 1 tidak akan diterima di Unila selama 3 tahun. Bener gak sih?”

Kira-kira begitulah ‘shaking message’ yang aku terima dari Mbak Meiliza, alumni 2003 yang saat ini sedang menyelesaikan studinya di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, sekaligus salah satu pembina Forum Alumni Rohis (FARIS) SMAN 1 Bukitkemuning. Sungguh kabar itu benar-benar mengejutkanku. Aku coba konfirmasi ke Mbak Mei mengenai sumber berita tersebut, ternyata informasi itu didapat dari tetangganya. Ingin rasanya langsung menghubungi guru-guru yang sangat aku banggakan tapi aku tidak mempunyai lagi nomor yang bisa dihubungi. Aku segera tulis di milis forum alumni dan siswa SMAN 1 Bukitkemuning: smun1_bk@yahoogroups.com yang dikelola Mbak Mei dengan harapan ada respon, informasi, dan klarifikasi dari teman-teman atau pihak sekolah. Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa sampai ada berita seperti ini?

Tiga jam kemudian, adik perempuanku yang kebetulan sedang duduk di bangku kelas XI di SMA tersebut juga mengirimkanku sms. “Bang, temen-temenku dah siap-siap mau pindah ke SMA di Kotabumi setelah ujian semester ini. Coz orang tua mereka dapat kabar kalo SMAN 1 Bukitkemuning dapat sanksi dari Unila, alumni Unila gak akan diterima di Unila selama 3 tahun?”.
Gdubbraaakk!! Tak terbayangkan olehku bila berita itu benar-benar terjadi. Langsung terbayang wajah kedua orang tuaku. Kalau pindah, paling tidak ke Kotabumi, karena di Bukitkemuning hanya ada satu SMA Negeri. Kasihan adikku bila harus pindah sekolah, karena jarak Kotabumi dengan rumahku lumayan cukup jauh, juga mengingat kakak-kakak kami sudah bekeluaga, jadi saat ini hanya dia yang menemani kedua orangtuaku di rumah. Unila memang bukan satu-satunya jalan sukses setelah tamat SMA, tapi setidaknya Unilalah tujuan pertama, mengingat Unila adalah satu-satunya Universitas Negeri di Propinsi Lampung selain IAIN Raden Intan. Aku mencoba menenangkan adikku, aku minta dia untuk konfirmasi berita ini langsung ke kepala sekolah atau guru yang berwenang.

Aku terus bertanya-tanya ada apa dengan SMAku tercinta itu, masalah apa yang sedang dihadapi sehingga ada kabar seperti ini, kenapa yang jadi korban adalah siswa, kesalahan apa yang telah dilakukan para siswa. Pertanyaan-pertanyaan terus berkecamuk di otakku. Pasti bukan aku saja yang resah seperti ini. Ingin rasanya pulang kampung dengan harapaan mendapatkan kejelasan ini semua, minimal dari satu guru saja, tapi jadwal dan kegiatanku sedang penuh-penuhnya. Aku ingin menanyai atau sms beberapa siswa yang aku kenal di FARIS, tapi aku enggan. Aku ingin mendapatkan kebenarannya langsung dari guru. Sangat disayangkan bila hal ini benar terjadi. Pertama, SMAN 1 Bukitkemuning adalah SMA dengan kualitas yang mampu bersaing, dapat dilihat dari prestasi di sejumlah bidang, jumlah alumni yang diterima di beberapa perguruan tinggi nasional baik melalui jalur SPMB dan PMKA, alumni yang kini bekerja di pos-pos strategis dan lain-lain. Dari yang aku amati, alumni yang kini masih kuliah pun tetap mampu bersaing dan eksis. Sebagai contoh, saat ini saja salah satu alumni 2006, Hajriansyah, mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila, mencalonkan diri menjadi Wakil Presiden BEM Unila berpasangan dengan Antomi, mahasiswa FKIP Unila, sebagai calon Presiden. Untuk hasil sementara mereka mendapatkan suara dengan jumlah terbanyak. Ada masih banyak lagi alumni kita yang kini duduk di posisi elit di beberapa organisasi kemahasiswaan, keagamaan, sosial, dan masyarakat. Beberapa alumni juga telah bekerja di beberapa perusahaan dan institusi meskipun masih sedang merampungkan studi akhirnya. Belum lagi dari kampus-kampus di luar Unila. Alumni yang tidak menempuh studi di perguruan tinggi pun juga mampu bersaing dan eksis dalam dunia kerja dan masyarakat.

Aku coba menghubungi salah satu guru yang juga pembina Rohis, Ibu Rodiah. Aku mendapatkan nomor handphone beliau dari Aan Ansyori, hanya nomor itu yang dia punya. Alhamdulillah, Bu Rodiah mau berbagi informasi. Beliau mengklarifikasi. Adikku juga telah mendapatkan konfirmasi dari Pak Edi. Alhamdulillah, TERNYATA BERITA ITU HANYA ISU BELAKA. Mungkin berita ini merebak karena untuk dua tahun ini tidak satupun siswa yang diterima Unila melalui jalur PMKA, hal itu pun bukan karena adanya masalah antara SMAN 1 Bukitkemuning dengan Unila, tapi karena memang nilai siswa yang tidak lulus kualifikasi untuk program studi atau jurusan yang mereka inginkan. Kalau di SNMPTN tahun ini tidak ada siswa yang diterima di Unila, para siswa diperbolehkan pindah. Seandainya ada masalah antara SMAN 1 Bukitkemuning dengan Unila pun, hal ini tidak akan berkaitan dengan siswa atau alumni. So, it’s only an issue, guys! But, what’s a problem anyway? Memangnya ada masalah?

Seandainya ada, benar hal itu bukan urusan kita. Percayakan bahwa pihak pimpinan SMAN 1 Bukitkemuning mampu menyelesaikannya. Sebagai alumni, apa pun masalah yang sedang dihadapi, aku sangat berharap sekali supaya hal ini tidak berpengaruh kepada siswa, jangan sampai mereka yang menjadi korbannya. Semoga dengan adanya berita ini, bisa menjadi cambukan bagi SMAN 1 Bukit Kemuning untuk lebih maju lagi, mengupgrade semua personil, mereformasi sistem yang kira-kira sudah tidak applicable dan compatible. Lebih fokus lagi terhadap kegiatan-kegiatan pengembangan siswa dengan banyak dilibatkan dalam berbagai event. Aku masih yakin, guru-guruku di sana pasti sudah punya impian, ambisi, dan konsep yang jauh lebih baik untuk kemajuan SMA Negeri 1 Bukitkemuning tercinta. Semangat! Allohuakbar!!

Adik-adikku, PMKA bukan satu-satunya jalan. Kalau mau masuk Unila, masih ada SNMPTN. So, tetep semangat ya, prepare yourselves. Make everyone ‘ternganga-nganga’ with your awesomeness!!