Friday, October 21, 2011

Do'a Dalam Al-Hadits

Dalam kitab-kitab hadits banyak memuat doa-doa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW., dan diperintahkan bagi setiap muslim untuk melakukannya. Doa-doa tersebut diantaranya adalah:
1. Doa Mohon Ampunan Dosa
Artinya: "Ya Allah, ampunilah kesalahan, kebodohan dan keterlaluanku dalam segala urusan, dan ampuni pula segala dosa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku."

Artinya: "Ya Allah, ampunilah kesalahan-kesalahan, kesengajaan, kebodohan dan keterlaluanku, serta segala dosa yang terdapat pada diriku."
Penjelasan:
Doa-doa di atas dibaca agar kita terhindar dari segala kesalahan dan perbuatan dosa. Al-Bukhârî dan Muslim dari Abû Mûsa Al-Asy'arî meriwayatkan, bahwa Nabi Saw. biasa membaca doa ini, walaupun ia terbebas dari dosa (ma'shum).
2. Doa Kebaikan Dunia Akhirat

Artinya: "Ya Allah, perbaikilah urusan agamaku yang menjadi pegangan bagi setiap urusanku. Perbaikilah duniaku yang di situlah urusan kehidupanku. Perbaikilah akhiratku yang ke sanalah aku akan kembali. Jadikanlah hidupku ini sebagai tambahan kesempatan untuk memperbanyak amal kebajikan, dan jadikanlah kematianku sebagai tempat peristirahatan dari setiap kejahatan."
Penjelasan:
Doa ini baik sekali kita baca setiap saat, karena selain untuk kebaikan dunia dan akhirat, juga untuk memperkuat agama yang kita pegang. Doa ini pula yang biasa dibaca Nabi Saw. memohon kepada Allah Swt. agar diberi kekuatan beragama. Demikian dalam hadis riwayat lmam Muslim dam Al-Turmudzî, dari Abû Hurairah.
3. Doa Mohon Petunjuk Allah.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu curahan rahmat dari sisi-Mu, yang dengannya hatiku mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai dan terhimpun segala yang terpisah-pisah, tertolak segala fitnah atas diriku dan bertambah baik urusan agamaku, terpelihara segala sesuatu yang jauh dariku dan terangkat apa yang dekat denganku, disucikan segala perbuatanku dan dicerahkan wajahku, diberi ilham menuju petunjuk dan terpelihara diriku dari segala sesuatu yang jelek."
Penjelasan:
Doa ini dibaca setiap pagi, lebih-lebih sebelum atau menjelang shalat shubuh sesudah shalat fajar. Insya Allah petunjuk Allah dan kebahagiaan hidup akan senantiasa menyertainya.
Dalam hadis riwayat Imam Thabrani dari Ibnu Abbas dijelaskan, bahwa doa ini pula yang senantiasa dilakukan Nabi Saw. setelah selesai melaksankan shalat sunat fajar sebelum shalat shubuh.
4. Doa Mohon Curahan Rahmat dan Ampunan

Artinya: "Ya Allah, aku telah banyak berbuat zhalim terhadap diriku sendiri, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau, maka curahkanlah ampunan dan belas kasih kepadaku dari sisi-Mu. Sungguh Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. "
Penjelasan:
Doa mi dibaca setiap selesai mengerjakan shalat fardhu, bahkan baik juga dibaca pada setiap kesempatan. Demikian menurut Al-Nawâwî Al-Baghdadi.
5. Doa Sayyidul Istighfar

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, yang tiada Tuhan yang pantas disembah melainkan Engkau.yang telah menciptakan diriku. Aku adalah hamba-Mu, dan aku berada dalam perintah dan perjanjian-Mu, yang dengan segala kemampuanku perintah-Mu aku laksanakan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejelekan yang aku perbuat terhadap-Mu. Engkau telah mencurahkan nikmat-Mu kepadaku, sementara aku senantiasa berbuat dosa. Maka ampunilah dosa-dosaku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau. "
Penjelasan:
Doa ini dibaca setiap pagi dan sore, baik juga dibaca setiap selesai shalat fardhu.
Nabi Saw. menyebutnya Sayyidul Istighfar, puncak dari istighfar Nabi menjelaskan, barang siapa membaca doa ini setiap sore, dan apabila malam harinya ia meninggal, maka berhak masuk surga. Dan barangsiapa membaca doa ini setiap pagi hari, dan apabila siang harinya ia meninggal, maka berhak masuk surga. (HR. Bukhârî dan Muslim dari Syadad bin Aus).
6. Doa Keselamatan Lahir Batin

Artinya: "Ya Allah, berilah keselamatan pada badanku. Ya Allah, berilah keselamatan pada pendengaranku. Ya Allah, berilah keselamatan pada penglihatanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Tuhan yang pantas disembah kecuali Engkau.
Penjelasan :
Doa ini dibaca setiap pagi dan sore hari sebanyak 3 kali. Insya Allah akan dianugerahkan keselamatan lahir batin. Ini juga yang dilakukan Nabi Saw., dan diikuti oleh Abî Barkah (ayah 'Abdurrahman). Demikian Imam Abu Dâud meriwayatkan.
7. Doa Lailatul Qadar

Artinya: "Ya Allah Engkau adalah Maha pemaaf Lagi Maha Mulia. Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah dosa-dosaku. "
Penjelasan:
Doa ini baik sekali dibaca pada malam lailatul Qadar, yaitu suatu malam yang ada pada bulan Ramadhan. Imam Turudzî dari 'Aisyah r.a. meriwayatkan, bahwa suatu ketika 'Aisyah menghadap Rasulullah Saw. dan berkata: "Ya Rasulullah, apabila aku menemukan lailatul qadar, bacaan apa yang harus aku baca?" Rasulullah menjawab:"Bacalah: Allâhumma Innaka 'Afuwwun Karim."
8. Doa Mohon Keteguhan Iman

Artinya: "Ya Allah yang memutarbalikan hati. Tetapkanlah hatiku pada jalan agama-Mu".
9. Doa Berlindung dari Kejelekan

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu segala kebajikan sebagaimana yang dimohon oleh nabi-Mu Muhamad. Dan aku berlindung kepada-Mu dari segala kejelekan sebagajmana yang nabi-Mu Muhamad mohon perlindungan. Engkaulah Yang Maha Pemberi Pertolongan, dan kepada-Mulah puncak segala pengharapan. Tiada daya upaya untuk meninggalkan ma'siat dan tiada kekuatan untuk melakukan ibadah kecuali atas pertolongan Allah."
Penjelasan:
Doa ini merupakan doa dari keseluruhan doa yang diajarkan Nabi Saw. kepada Umamah.
10. Doa Teguh Pendirian.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ketegaran dalam menghadapi segala permasalahan. Aku memohon dengan sangat kepada-Mu untuk berkenan memberikan curahan petunjuk, serta aku memohon kepada-Mu dapat mensyukuri nikmat dan rajin melakukan ibadah. Aku mernohon kepada-Mu lisan yang jujur dan hati yang lurus. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang Engkau ketahui, dan aku memohon kepada-Mu kebaikan yang Engkau ketahui, serta aku memohon kepada-Mu curahan ampunan dari segala dosa yang Engkau ketahui. Sebab hanya Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib."
Penjelasan :
Doa ini yang diajarkan Nabi Saw. kepada para sahabatnya untuk keteguhan hati dan pendirian, baik untuk dibaca.
Agar kita selamat dari rintangan dan halangan serta teguh dalam pendirian kita.

source taken by Syofian Hadi from http://pustaka.abatasa.com/pustaka/detail/ulumul-quran/106/

Dinejad Bilang Apa Sih? :-)

Panas Dengar Pidato Ahmadinejad, Delegasi AS di PBB Pilih Keluar Ruangan

Jumat, 23 September 2011 00:30 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK--Delegasi Amerika Serikat, Prancis, dan sejumlah negara lainnya walk out dari Sidang Majelis Umum PBB, Kamis. Mereka keluar ruangan ketika Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad sedang berpidato. Disinyalir, telinga para delegasi itu panas mendengar pidato Ahmadinejad yang memang cukup keras.

Keluarnya puluhan orang delegasi itu disorot oleh kamera yang meliput di ruang sidang PBB. Satu demi satu anggota delegasi membereskan berkas-berkas mereka dari atas meja dan melangkah ke luar ruangan.

Sementara di atas panggung PBB, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad terus melontarkan kritikannya pada  barat. Ada banyak hal yang disorot oleh Ahmadinejad. Ia memulai sejumlah pernyataan dalam pidatonya dengan kata 'siapa'.

"Siapa yang menciptakan Perang Korea dan Perang Vietnam?" kata Ahmadinejad.

"Siapa yang menculik jutaan orang dari rumah mereka di Afrika," lanjut dia.

"Tentu saja jawabannya jelas! Sejelas cahaya di siang hari. Apakah bisa demokrasi tumbuh dari misil-misil yang diledakkan oleh NATO? Dari senjata dan bom mereka?" kata Presiden yang sederhana ini.

Ia juga menyinggung soal situasi ekonomi saat ini. "Siapa yang bertanggungjawab atas datangnya krisis ekonomi?" Bahwa kerakusan atas materialisme melanda Amerika dan Eropa.

"Para kolonialis menguasai seluruh dunia. Kerakusan mereka membuat dunia menderita," sambung dia.

"Holokaust tidak bisa dijadikan alasan untuk menyerbu satu wilayah tertentu," kata dia lagi.

Soal tewasnya Usamah bin Ladin pun tak luput dari pidatonya. Ia mengkritik mengapa AS membunuh Usamah dan menguburnya di laut, sementara AS bisa membawa Usamah ke pengadilan.
Redaktur: Stevy Maradona
Sumber: Aljazeera/AP/Guardian
Source taken by Syofian Hadi from http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/09/23/lrxpy6-panas-dengar-pidato-ahmadinejad-delegasi-as-di-pbb-pilih-keluar-ruangan