Friday, December 28, 2012

Konstitusi Baru Mesir: Perbedaannya dengan Versi Lama


Copied and pasted by Syofian Hadi from http://www.pkspiyungan.org/2012/12/konstitusi-baru-mesir-perbedaannya.html

Konstitusi Baru Mesir: Perbedaannya dengan Versi Lama | Luar Biasa Ternyata

Versi tulisan dari VOA saja luar biasa begini. Isi Konstitusi yg luar biasa begini bagaimana mungkin liberalis sekuleris koptik menolak? Kami copas secara utuh dari berita VOA Indonesia. [admin]
President Morsy signing Egypt's first democratically written/ratified constitution

Konstitusi Baru Mesir: 
Perbedaannya dengan Versi Lama 

Konstitusi Mesir yang baru, disetujui oleh pemilih dalam referendum dua tahap bulan ini, menggantikan Piagam 1971 yang dibekukan tahun lalu setelah protes meluas yang menumbangkan kekuasaan panjang meden Hosni Mubarak.

Berikut adalah kesamaan dan perbedaan antara kedua dokumen tersebut dalam beberapa isu kunci:

Peran Islam

Kedua konstitusi menetapkan Islam sebagai agama resmi di Mesir dan Hukum Islam, atau syariah, sebagai sumber utama legislasi. Keduanya juga mewajibkan negara untuk “mempertahankan” nilai keluarga tradisional yang berdasarkan Islam.

Namun konstitusi 2012 untuk pertama kalinya mendefiniskan syariah. Dokumen tersebut menetapkan prinsip-prinsip syariah termasuk “bukti, peraturan, yurisprudensi dan sumber-sumber” yang diterima oleh Islam Sunni, sekte Islam mayoritas di Mesir.

Dokumen baru juga memberikan wewenang yang belum pernah ada sebelumnya kepada Al-Azhar, sekolah agama paling dihormati dalam kelompok Islam Sunni, dengan menyatakan bahwa semua hal berkaitan syariah harus dikonsultasikan pada para akademi di sekolah tersebut. Piagam 1971 tidak menyebut-nyebut Al-Azhar.

Hak Asasi Manusia

Kedua dokumen menyatakan bahwa tahanan tidak boleh menjadi target “bahaya fisik maupun moral” dan negara harus menjaga kehormatan diri mereka.

Dalam hal perlindungan hak asasi yang baru, konstitusi 2012 melarang semua bentuk eksploitasi manusia dan perdagangan seks.

Hak Perempuan

Kedua dokumen meminta negara membantu perempuan dalam biaya mengasuh anak dan menyeimbangkan tanggung jawab keluarga dan pekerjaan. Namun dokumen-dokumen ini berbeda dalam hal persamaan antara laki-laki dan perempuan.

Pembukaan konstitusi 2012 menyatakan bahwa Mesir menaati prinsip persamaan “untuk semua warga negara, perempuan dan laki-laki, tanpa diskriminasi atau nepotisme atau perlakuan yang memihak, baik dalam hal hak maupun kewajiban.”

Bagian utama dokumen baru juga mengandung dua pasal yang melarang negara melanggar hak dan kesempatan yang sama bagi warga negara. Namun kedua pasal tersebut tidak secara eksplisit melarang diskriminasi terhadap perempuan.

Konstitusi 1971 menyertakan satu pasal yang mewajibkan negara untuk memperlakukan perempuan dan laki-laki secara sama dalam “ranah politik, sosial, budaya dan ekonomi,” selama perlakuan tersebut tidak melanggar syariah.
Satu pasal lain secara eksplisit melarang diskriminasi gender.

Kebebasan Ekspresi

Kedua piagam menjamin kebebasan mengeluarkan pendapat secara verbal, tulisan atau gambar, dan kebebasan pers untuk memiliki organisasi berita dan menerbitkan berita secara independen.

Dokumen 2012 melakukan perubahan besar dengan menjamin kemerdekaan berkeyakinan untuk “agama monoteis/samawi” – sebuah referensi untuk Islam, Kristiani dan Yudaisme.

Konstitusi tersebut menyatakan bahwa pengikut agama-agama tersebut memiliki hak untuk melaksanakan ritual keagamaan dan mendirikan tempat ibadah “sesuai aturan hukum.” Undang-undang dasar terdahulu tidak menyebutkan hak-hak agama selain Islam.

Dalam perbedaan lainnya, dokumen yang baru tersebut mencakup larangan terhadap “penghinaan” terhadap nabi-nabi dalam Islam.

Wewenang Presiden

Kedua konstitusi menetapkan presiden sebagai komandan militer tertinggi dan kepala Dewan Pertahanan Nasional, lembaga yang beranggotakan enam menteri Kabinet sipil dan enam pejabat tinggi militer.

Dokumen-dokumen tersebut juga mengatakan bahwa presiden hanya dapat menyatakan perang atas persetujuan parlemen.

Beberapa batasan untuk otoritas presiden ditambahkan pada piagam 2012. Dokumen ini mengurangi masa jabatan presiden dari enam tahun menjadi empat tahun, dan presiden hanya dapat dipilih kembali satu kali, tidak terbatas seperti dalam era Mubarak.

Kandidat perdana menteri yang dicalonkan presiden juga harus disetujui parlemen sebelum diangkat. Sebelumnya, presiden memiliki hak untuk menunjuk atau memecat perdana menteri tanpa veto parlemen.

Piagam 2012 juga mewajibkan presiden untuk berkonsultasi dengan Dewan Pertahanan Nasional sebelum menyatakan perang.

Dokumen ini sama sekali tidak menyebut wakil presiden. Mantan presiden Mubarak memiliki hak untuk mengisi pos tersebut sesuai dokumen 1971, namun ia hanya melakukannya pada hari-hari akhir kekuasaannya.

Kekuasaan Militer

Konstitusi yang baru secara signifikan memperkuat otoritas pasukan bersenjata Mesir. Dokumen itu menyatakan bahwa presiden harus memilih menteri pertahanan dari pejabat tinggi militer. Pilihan tersebut tidak dibatasi sebelumnya.

Di bawah piagam yang baru, kekuasaan untuk menetapkan anggaran pasukan bersenjata dijamin oleh Dewan Pertahanan Nasional, setengah dari anggotanya adalah pejabat militer.

Pejabat senior militer juga mendapat kekuasaan lebih tinggi untuk menyeret warga sipil ke pengadilan militer, namun hanya dalam kasus-kasus kejahatan yang dianggap “membahayakan pasukan bersenjata.”

Selain itu, dokumen 2012 juga menciptakan Dewan Keamanan Nasional yang beranggotakan pejabat senior militer dan menteri Kabinet yang sipil dengan jumlah berimbang.

Dewan tersebut diberikan tugas untuk mengadopsi strategi-strategi keamanan, mengidentifikasi ancaman keamanan dan mengambil tindakan untuk mengatasi ancaman-ancaman tersebut.

*http://www.voaindonesia.com/content/konstitusi-baru-mesir-perbedaannya-dengan-versi-lama/1572237.html

Natal - Kultwit Ust. Salim A Fillah

Taken by Syofian Hadi from http://www.pkspiyungan.org/2012/12/kultwit-ustadz-salimafillah-tentang.html





Oleh Salim A. Fillah 
@salimafillah



1. Natal ini, terkenang ujaran Allahu yarham KH Abdullah Wasi'an (kristolog Jogja -red); "Saudara-saudaraku Nashara terkasih, beda antara kita tidaklah banyak."

2. Wasi'an: "Kalian mengimani Musa, juga 'Isa. Kamipun sama. Tambahkanlah satu nama; Muhammad. Maka sungguh kita tiada beda."

3. Wasi'an: "Kalian imani Taurat, Zabur, & Injil. Kamipun demikian. Tambahkan Al Quran, maka sungguh kita satu tak terpisahkan."

4. Sungguh adanya kerahiban jadikan kalian lembut hati & dekat pada kami; sementara Yahudi & musyrik musuh terkeras kita. (QS 5: 82).

5. Tapi mungkin memang sudah tabiat 'aqidah, satu sama lain tak rela jika kita tak serupa dalam agama secara sepenuhnya. (QS 2: 120). 

6. Bagaimanapun, selama kita tak saling memerangi & usir-mengusir tersebab iman, tak terlarang kita saling berkebajikan. (QS 60: 8). 

7. Maka inilah kita mencari titik singgung iman demi kebersamaan; itulah pengakuan ke-Ilahi-an Allah tanpa persekutuan. (QS 3: 64). 

8. Tetapi kami insyafi sepenuhnya, yakin di dada tak bisa dipaksakan. Kami hormati segala nan tak bisa dipertemukan. (QS 109: 6). 

9. Dalam keberbedaan itu, izinkan kami tetap mencintai 'Isa & Maryam, meski kami tak bisa memohon kalian mentakjubi Muhammad. 

10. Izinkan jua kami, membaca dengan berkaca-kaca betapa indah Surat dalam Quran yang berjudul Maryam. Gadis tersuci sepanjang zaman. 

11. Najasyi Habasyah & Uskup-uskupnya, juga para Patriarkh Najran menitikkan airmata, dibacakan Surat Maryam. Berkenankah kalian jua?

12. Ini sungguh bukti bahwa Allah, Nabi, & Al Quran kami mengajarkan pemuliaan nan mengharukan pada Maryam & 'Isa yang tiada duanya. 

13. Termuliakanlah 'Isa dengan penciptaan & kelahiran nan ajaib yang bagi kami begitu agung sebagaimana penciptaan Adam. (QS 3: 59). 

14. Termulialah 'Isa nan bicara dalam buaian. Salam sejahtera baginya di saat lahir, kelak diwafatkan, & nantinya dibangkitkan. (QS 19: 33)

15. Saudara Nasrani terkasih; kami mencintai 'Isa, Nabi & RasulNya. Ruh & kalimatNya, yang ditiup-tumbuhkan dalam rahim suci Maryam. 

16. #Natal ini, kalian rayakan kelahiran 'Isa yang agung; tapi bagi kami tanggal 25 Desembernya agak membuat terkerut dahi bertanya-tanya.

17. Sebab Maryam nan sungguh berat ujiannya itu bersalin di saat kurma masak penuh tandannya. Kemungkinan itu Maret, bukan Desember. 

18. Maafkan jika menyinggung hati, tapi sungguh telah ditulis para Sejarawan, 25 Des itu hari kelahiran Janus & Mitra, Dewa Matahari. 

19. Sungguhpun ingin rasanya syukuri lahirnya Rasul Ulul 'Azmi nan teguh hati; 'Isa, agak tak nyaman hati kami dengan hari pagan ini. 

20. Sayangnya, hampir seluruh gereja sudah menyepakatinya, sampai seorang Sejarawan memelesetkan 'Son of God' sebagai 'Sun of God'.

21. Itulah awal-awal yang membuat kami berat hati untuk ucapkan Salam Natal. Ini harinya Janus & Mitra. Bukan harinya 'Isa, kawan terkasih.

22. Tentu tradisi ribuan tahun dengan salju & cemara, pohon sesembahan pagan Eropa itu tak bisa kami paksa untuk diubahkan seenaknya. 

23. Tinggal kini, dalam hasrat hati tuk membalas penghormatan yang kalian berikan di 'Idul Fitri & Adhha, kami kan simak para 'ulama. 

24. Sungguh, agama ini memerintahkan untuk membalas tiap pemuliaan dengan penghargaan yang lebih baik, minimal senilainya. (QS 4: 86) 

25. Yang disepakati para 'ulama atas keharamannya adalah keterlibatan dalam segala yang bernilai ritual & ibadah. Pun jua Fatwa MUI. 

26. Jika keterlibatan dalam kegiatan Natal nan bersifat ibadah & ritual disepakati haramnya, para 'ulama ikhtilaf pada soal ucapan selamat.

27. Yang membolehi selamat Natal al Dr. Musthafa Az Zarqa, Dr. Yusuf Al Qaradlawy; menyebut tahniah tak terkait dengan ridha atas 'aqidah.

28. Tahniah Natal, kata keduanya; bisa menjadi da'wah sebagaimana Ibrahim bicara tentang tertuhannya bintang, bulan, mentari. (QS 6: 77-83)

29. Oh iya, QS 6: 77-83 TIDAK berkisah tentang 'Ibrahim Mencari Tuhan', tapi 'Ibrahim Berda'wah', demikian ditegaskan Al Qurthuby. 

30. Maka tahni-ah Natal yang diikuti komunikasi intensif sebagaimana dilakukan Ibrahim pada penyembah bintang, bulan, mentari adalah indah.

31. Dr. Abdussattar memberi catatan kemubahan tahni-ah Natal ini dengan kehati-hatian memilih diksi. Doa menuju hidayah lebih dianjurkan.

32. Adapun Al 'Utsaimin, Lajnah Fatwa KSA (Kerajaan Saudi Arabia), dll cenderung mengharamkan tahni-ah Natal tersebab hal itu sama dengan meridhai 'aqidah keliru.

33. Jadi ikhtilaf 'Ulama terkait tahni-ah Natal ini ada di ranah pemaknaan kalimat ucapan tersebut. Masing-masingnya lalu mengajukan dalil.

34. Ulamapun berfatwa sesuai konteks di seputarnya, tentu ada perbedaan lingkungan sosial nan melatarbelakangi fatwa nan tak sama. 

35. Lajnah Fatwa KSA & Al Utsaimin menjawab di negeri yang nyaris tiada Nasrani. Al Qaradlawy&Az Zarqa berfatwa tuk masyarakat majemuk. 

36. Bagaimana sikap atas beda fatwa ucapan Natal? Kata Asy-Syafi'i, Al Khuruj minal Ikhtilaafi Mustahabb: keluar dari selisih itu disukai.

37. Dengan jernih hati & mengukur kapasitas diri, kita bisa mempertimbangkan kedua-duanya. Ada keadaan-keadaan yang harus dicermati. 

38. Ikhtilaf ahli ilmu insyaaLlah menjadi kemudahan bagi kita untuk beramal yang tak sekedar benar, melainkan juga tepat & cerdas. 

39. Akan ada yang menghajatkan fatwa Al Qaradlawy & Az Zarqa, al; di wilayah muslim minoritas, keluarga majemuk nan erat hubungan dll .

40. Akan ada juga yang hajatkan fatwa Al 'Utsaimin pada posisi memelihara 'izzah agama. Misalnya Raja KSA sebagai Khadimul Haramain. 

41. Kata Abu Hanifah; yang terpenting BUKAN mengamalkan pendapat kami atau tidak. Melainkan mengetahui bagaimana kami menetapkannya. 

42. Dan adalah dosa; mengatasnamakan 'ulama tuk haramkan sesuatu; padahal mereka tidak; cermati misalnya Fatwa MUI ini:http://media.isnet.org/antar/etc/NatalMUI1981.html

43. Mengamalkan atau tak mengamalkan; jauh lebih ringan dari soal menghalalkan & mengharamkan; karena ia adalah haq Pembuat Syari'at. 

44. Sebab itu; para 'Ulama mengistilahkan beda pendapat Fiqh dalam dimensi SHAWAB (tepat) & KHATHA' (keliru), bukannya HAQ & BATHIL. 

45. Maka dengan ilmu memadai, mari beramal terbaik bagi iman kita pada Allah, bagi misi kita sebagai ummat terbaik di tengah manusia. 

46. Demikian bincang Natal. Semoga tak kecewa karena jawabnya tak satu. Sebab Salim, terlalu bodoh untuk lancang mentarjih ikhtilaf Ulama;)


*sumber: http://www.donasidakwah.com/2011/12/kultwit-ustadz-salim-fillah-tentang.html?m=1

Thursday, December 27, 2012

Happy Graduation, My English Teammates! :')


Alhamdulillah,
I am also grateful and delighted
for my English teammates' graduation today:



and


Hopefully,
the knowledge and experience gained will be beneficial for the ummah.
Barokallohu lakuma..
Aamiiin.. :')


Your mate,

Syofian Hadi, S.Pd

Saturday, December 22, 2012

I Love My Mother! :)

By Syofian Hadi

There's no word can describe about your amazing love to us, mom!

Ya, tiada kata yang bisa mengungkapkan.
Yang aku tahu, aku bangga dan bersyukur menjadi anak beribukan engkau.. :')


Di sini ku selalu rindu berbaring di sampingmu sambil mendengarkan tilawahmu..

Berputarnya roda kehidupan yang kau jalani mengajarkanku makna syuku
r dan perjuangan. Meyakinkanku bahwa Allah tidak diam.

Bertahan untuk tidak menghalalkan segala cara mencapai tujuan hidup mengajarkanku
bahwa hidup di dunia ini sementara, kekal di akhirat.


Bahwa nafsu dunia tiada habisnya, diperturutkan membuat cinta dunia berlebihan,
takut menghadapi tantangan hidup apalagi kematian.


Perjalanan hidupmu dan caramu menyikapinya mengajarkanku makna cinta sesungguhnya. Cinta ilahi robbi.

Yaa Rabb, ku slalu memohon agar Engkau jaga dan sayangi ia,
tetapkan kesabaran dan keistiqomahannya..


Robbighfirlii waliwaalidayaa..
Aamiiin.. :')


Amaaaa'... Adhi sayang Amaaa'...

Selamat Hari Ibu

Written by Syofian Hadi

22 Desember itu hanya alarm.
Kalau sayang ya harus selalu menjaga sholat setiap hari,
supaya bisa mendoain ibu dan bapak di akhir tiap sholat.
Robbighfirlii waliwaalidayyaa.. :')
 


Kabarnya,
doa anak sholih/sholihah itu selain mengangkat derajat orang tua,
juga menjadi salah satu amal yang tidak terputus
yaitu amal jariya, ilmu yang bermanfaat, doa anak sholeh.

So, kalau sayang ibu dan bapak berarti kita harus sholeh juga
dong?
*think!
:)

Selamat Hari Ibu, Happy Mother's Day :)

Friday, December 21, 2012

TIME: Mursi Orang Paling Berpengaruh ke-4 di Dunia





TIME: Mohamed Morsi, the Power Broker


Presiden Mesir, Dr Muhammad Mursi menempati urutan ke-4 orang yang paling berpengaruh di dunia versi Majalah TIME.

Majalah TIME mengungkapkan bahwa Mursi adalah presiden pertama dari kalangan sipil yang dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis di Mesir. Beliau mengapresiasi keragaman dan prulalitas sehingga memasukkan tokoh-tokoh non-muslim dalam jajaran pemerintahannya, sebagaimana juga beliau menolak seruan untuk berlaku represif dan mengekang terhadap kelompok liberal maupun sekuler.

TIME juga menyebutkan keberanian Mursi dan keseriusan dirinya berperan dalam menghentikan perang antara Israel dan Hamas (perang  8 hari Nop. 2012) dan seruan tegas Mursi agar presiden Suriah, Basyar Al-Asad mengundurkan diri.

Majalah ini juga menyatakan bahwa Mursi tetap menjadi sosok yang sangat berpengaruh di Timur Tengah meski tantangan dalam negeri menghadangnya.

If you need proof that the Arab Spring has turned the Middle East upside down, dwell for a moment on the irony that Mohamed Morsi, Egypt’s Islamist President, has managed to put the U.S. and Israel at ease even as he has filled many of his compatriots with dread.

On becoming Egypt’s first democratically elected leader on June 30, Morsi included non-Islamists in his Cabinet, ignored religious extremists’ calls for restrictions on secular liberties, curbed the power of the military and refrained from populist economic policies. He even quit his membership in the Muslim Brotherhood to strengthen his claim to represent all Egyptians. Abroad, he maintained the 33-year-old Israel-Egypt peace treaty and tried to persuade Syrian tyrant Bashar Assad to step down. In November, he leveraged the Brotherhood’s long-standing relations with Hamas to broker a cease-fire between the Palestinian group and Israel, winning international kudos in the process.[TIME]


***
Seperti biasa, setiap tahun majalah TIME memilih "Person of the Year", orang-orang yang berpengaruh di dunia. Dan untuk tahun 2012 ini dari 40 kandidat terpilih 5 finalis: Presiden Amerika Serikat Barack Obama, aktivis remaja Pakistan Malala Yousafzai yang ditembak Taliban karena menganjurkan pendidikan untuk perempuan, Direktur Eksekutif Apple Tim Cook, Presiden Mesir Mohamed Morsi dan ilmuwan Fabiola Gianotti. 


Presiden Amerika Serikat Barack Obama akhirnya dinobatkan sebagai Person of the Year 2012 versi majalah TIME. Sedang Presiden Mesir, Muhammad Mursi, masuk menjadi runner up urutan ke-4. 




*http://poy.time.com/2012/12/19/runner-up-mohamed-morsi-the-power-broker/

Saturday, December 15, 2012

EATING FOR YOUR BLOOD TYPE: A+ & A-


Copied and pasted by Syofian Hadi from http://www.bewellbuzz.com/nutrition/eating-blood-type-a-a/

All of us are individuals in our own right. Every individual’s genetic make-up is unique, but at the same time, there is a common thread between people.
This common thread is the blood group. It is through this blood type that every individual shares something in common with their ancestors of yore, and the same characteristics that make up a particular blood group have been handed down from one generation to the next.
Given this background of genetic heritage, differences have been seen in people with different blood types. O type people have different characteristics than A type folks and vice versa.
In this article, we will talk about blood group A and the best diet for this group.
A brief history of type A
Type O people are the meat eaters of the human race. One reason for this was that Cro-Magnon man had little or no knowledge and access to fruits and vegetables. Over time, however, humans made their way out in search of food and migrated to Asia and Europe. Livestock and grain cultivation found its place in the food chain, and people could now let go of their nomadic ways and settle down in one place.
Food now took on very distinct identity in the form of carbohydrates.  Genetic alteration took place so that the nutrients could be better absorbed and so, blood type A was born. The biological changes that took place then can be seen in the 21st century too.
Dietary habits for blood type A
Blood type A has low levels of hydrochloric acid and alkaline phosphatase but high levels of a digestive enzyme called intestinal disaccharide, which means animal protein is not easily digested, but carbohydrates are. This also indicates that type A best suits a vegetarian diet. Food eaten must be pure, organic, and as fresh as possible.
Meat eating type A’s should eliminate the more toxic foods from their diet. A good diet will ensure that your immune system gets plenty of charge to fight for itself. By nature, Type A people have sensitive immune systems.
Stress is very typical for blood type A. They have higher levels of the stress hormone cortisol, which makes them react to stressful situations. Symptoms that could occur due to stress are disturbed sleep patterns and brain fog during the day. To ensure the cortisol levels are under control, do the following:
  • Limit sugar, alcohol and caffeine intake
  • Don’t skip meals, especially breakfast
  • Eat smaller, more frequent meals
Blood type A people should also ensure that they limit exposure to:
  • Crowds
  • Loud noise
  • Negative emotions
  • Smoking
  • Strong smells or perfumes
  • Overwork
  • Violent movies
  • Lack of sleep
  • Extreme weather conditions (hot or cold)
Foods that blood type A should eat are:
Vegetables
  • Alfalfa Sprouts, Artichoke (Domestic, Jerusalem),Beet Leaves, Broccoli
  • Carrots, Chicory, Collard Greens, Dandelion, Escarole, Garlic, Horseradish
  • Kale, Kohlrabi, Leek, Lettuce (Romaine), Okra, Onions (Red, Spanish, Yellow)
  • Parsley, Parsnips, Pumpkin, Spinach, Swiss chard and Turnips
Vegetable oils
Deep ocean seafood
  • Carp, Cod, Grouper, Mackerel, Monkfish, Pickerel
  • Red Snapper, Rainbow Trout, Salmon, Sardine, Sea Trout
  • Silver Perch, Snail, Whitefish Yellow Perch
Legumes (beans and peas)
  • Aduke, Azuki, Black, Green, Pinto beans
  • Lentil Beans, Black eyed peas
Grains
  • Artichoke Pasta, Buckwheat Kasha, Soba Noodles
  • Oat, Rice and Rye flours
Nuts and seeds
  • Pumpkin seeds and peanuts
Fruits
  • Apricots, Berries (Black, Blue, Boysen, Cran, Cherries), Figs (Dried or Fresh)
  • Grapefruit, Lemons, Pineapple, Prunes, Raisins
Cereals
  • Amaranth, Buckwheat and Kasha
Breads, muffins, and crackers
  • Essene Bread, Ezekiel Bread
  • Manna Bread Rice Cakes
Juices
  • Apricot, Black Cherry, Grapefruit
  • Pineapple, Prune, Carrot, Celery
Spices
  • Barley Malt, Blackstrap Molasses, Garlic, Ginger
  • Miso, Soy Sauce Tamari
Condiments
  • Mustard
Herbal Teas
  • Alfalfa, Aloe, Burdock, Chamomile, Echinacea, Fenugreek
  • Ginger, Ginseng, Green Tea, Hawthorne, Milk Thistle
  • Rose Hips, St. John’s Wort, Slippery Elm, Valerian
Miscellaneous Beverages
  • Coffee (Water Decaf, Regular)
  • Green Tea and Red Wine
Blood type A should try and avoid the following, because these are the foods that will upset their digestive system and cause upsets:
  • Strong red meats
  • Crustaceans
  • Dairy products and eggs
  • Wheat products
  • Vegetables like: Cabbage (Chinese, Red, White), Eggplant
  • Lima Beans, Kidney Beans, Mushrooms (Domestic, Shiitake), Olives (Black, Greek, Spanish)
  • Peppers (Green, Jalapeno, Red, Yellow), Potatoes (Red, Sweet, White), Tomatoes and Yams


Also try to limit your intake of these foods:
Fruits
  • Banana, Cantaloupe, Coconut, Honeydew
  • Mango, Orange, Papaya, Plantain, Rhubarb, and Tangerine
Fats and Oils
  • Canola Oil, Corn Oil, Cottonseed Oil
  • Peanut Oil, Safflower Oil and Sesame Oil
Nuts and Seeds
  • Brazil, Cashew and Pistachios
Beans and Legumes
  • Copper, Garbanzo, Kidney, Lima, Navy, Red and Tamarind Beans
Other beverages
  • Beer, Liquor, Seltzer Water
  • Soda (Club, Cola, Diet, etc.)