Friday, February 1, 2013

Ada Apa dengan KPK? (3)

Presiden PKS Tersangka, Tenggelamkan Kasus Manipulasi Pajak Keluarga SBY



Pada hari Rabu (30/01) ada kasus yang cukup besar di muat koran berbahasa Inggris, The Jakarta Post yang memuat kasus manipulasi pajak keluarga Presiden SBY. Pada hari itu, ada beberapa media online yang memuat kasus seksi ini di antara tribunnews.

Desas desus keterlibatan orang PKS dalam kasus suap yang ditangkap KPK juga beredar pada hari itu juga. Tetapi pada pagi harinya Juru Bicara Johan Budi, memastikan tidak ada politisi DPR yang terlibat.

Tiba-tiba, pada malam hari sekitar jam 21.00 WIB, KPK mengumumkan keterlibatan politisi PKS bernisial LHI alias Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam kasus suap daging sapi impor.

Pagi harinya, TvOne, dalam apa kabar pagi, menghadirkan pengamat politik Tjipta Lesmana untuk mengomentari kasus ini, Kamis (31/01).

Dengan gayanya yang lugas, Tjipta justru mencurigai penetapan tersangka Presiden PKS untuk menutup kasus besar seperti Century, Manipulasi pajak keluarga SBY dan petisi pemakzulan Boediono.

Tjipta juga merasa heran, untuk seorang Luthfi yang mempunyai jabatan tertinggi di PKS itu hanya disuap Rp1 miliar itu sangat tidak logis. Tjipta justru sangat aneh, Luthfi Hasan Ishaaq yang tidak ada dilokasi bisa disebut bisa terlibat. Mungkin saja, orang tersebut mau menyuap, tetapi belum tentu, Luthfi Hasan Ishaaq menerimanya.

Semua boleh beranalisa, tetapi KPK dalam menetapkan tersangka sudah mempunyai dua alat bukti. Kita tunggu saja kiprah selanjutnya, apakah penuh sandiwara atau benar2 pemberantasan korupsi.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda. Tolong tinggalkan alamat e-mail, blog atau website Anda.