Minggu, 21 Februari 2010

Pasal Tentang UN

-->
Taken by Syofian Hadi from “Detik-detik UN SMA/MA” Intan Pariwara
Pasal-Pasal Penting dalam Permendiknas Nomor 75 Tahun 2009
Permendiknas Nomor 75 Tahun 2009, memuat informasi yang sangat berharga berkaitan dengan UN 2010. Informasi tersebut sangat berguna bagi Anda sebagai bekal awal menghadapi UN 2010.
Berikut ini pasal-pasal penting dalam Permendiknas Nomor 75 Tahun 2009 berkaitan dengan UN 2010.
Mengapa UN sangat penting?
Pasal 3
Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:
  1. pemetaan mutu satuan dan/atau program pendidikan;
  2. seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
  3. penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan;
  4. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
Bagaimana jika Anda tidak dapat mengikuti UN karena alasan tertentu?
Pasal 4
(4) Peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN utama dapat mengikuti UN susulan.
Mata pelajaran apa saja yang diujikan dalam UN 2010?
Pasal 7
Mata pelajaran yang diujikan pada UN:
(1) Mata pelajaran UN SMA/MA Program IPA, meliputi: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi;
(2) Mata pelajaran UN SMA/MA Program IPS, meliputi: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi;
(3) Mata pelajaran UN SMA/MA Program Bahasa, meliputi: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Asing lain yang diambil, Sejarah Budaya/Antropologi, dan Sastra Indonesia;
(4) Mata pelajaran UN MA Program Keagamaan, meliputi: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Tafsir, Hadis, dan Fikih;
Bagaimana teknis dalam pembuatan soal-soal UN 2010?
Pasal 9
(1) Kisi-kisi soal UN disusun berdasarkan SKL UN Tahun Pelajaran 2009/2010
(2) Kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2009/2010 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini.
(3) Soal UN disusun dan dirakit berdasarkan kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2009/2010.
(4) Soal UN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan dan dikelola oleh Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Balitbang Depdiknas di bawah koordinasi BSNP.
(5) Soal UN ditelaah oleh guru, dosen, dan Puspendik di bawah koordinasi BSNP.
(6) Soal UN ditetapkan oleh BSNP.
Bagaimana teknis pelaksanaan UN?
Pasal 14
(1) Peserta UN SMA/MA mengikuti ujian di satuan pendidikan lain sesuai ketentuan yang diatur dalam POS.
(2) Peserta ujian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam satu ruangan terdiri atas peserta ujian dari beberapa sekolah/madrasah dalam satu kecamatan dan/atau kabupaten/kota.
Bagaimana agar tidak terjadi kecurangan dalam UN 2010?
Pasal 17
Pelaksanaan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK di setiap provinsi, kabupaten/kota, dan sekolah/madrasah dipantau oleh tim pemantau independent (TPI).
Apa akibatnya jika terjadi pelanggaran dalam penyelenggaraan UN?
Pasal 23
(2) Perorangan, kelompok, dan/atau lembaga yang melakukan pelanggaran atau penyimpangan dalam penyelenggaraan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(3) Peserta didik yang terbukti melakukan kecurangan dalam mengerjakan soal UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dinyatakan tidak lulus.
Nah dengan mengetahui hal-hal di atas, setidaknya Anda punya sedikit gambaran tentang UN yang akan Anda hadapi tahun 2010 ini. Selamat berjuang!

Jumat, 19 Februari 2010

Valentine’s Day and the Victims

-->
Written by Syofian Hadi

Siswi SMP Diperkosa teman
BANDAR LAMPUNG – Siswi sebuah SMP di Bandar Lampung, Mun (15), warga Tanjungkarang Timur, mengaku diperkosa teman barunya, Iv, Minggu (14-2). Keduanya berkenalan melalui ponsel.
Iv mengajak Mun merayakan Valentine hingga Mun tak sadar dicekoki minuman keras dan dinodai di sebuah hotel. Karena tak pulang selama dua hari, ibu gadis itu pu memeriksa kondisi putrinya. Kecurigaan muncul karena pada pakaian dalam gadis terdapat bercak darah. Akhirnya Mun dibawa ke RSUAM untuk diperiksa. “Waktu saya minum, rasanya kemasaman. Setelah itu saya nggak ingat apa-apa,” ujar Mun.
(Hal. 2, Lampung Post – Selasa, 16 Februari 2010)

Friends, what do you feel after you read this?
Shock, sedih, kesal, marah, menyesalkan, ntah seperti apa perasaanku saat membaca berita ini. Ntah kepada siapa aku melampiaskan perasaanku yang bercampur aduk ini, ke pelaku? Korban? Orang tua? Media? Atau kepada siapa?
Kalau sudah begini semua rugi, si pelaku kejahatan rugi karena telah menyia-nyiakan hidupnya untuk bermaksiat dan hotel prodeo pun tak sabar menanti dirinya untuk disinggahi. Bagaimana dengan korban? Sebagai seorang perempuan pasti rugi berkali lipat. Maaf, saya tiada maksud membuka lagi luka perasaan keluarga korban, tapi semoga pengalaman ini dapat diambil hikmahnya oleh setiap orang.
Kejadian seperti ini memang mungkin saja bisa terjadi tidak hanya di hari Valentine. Tetapi di hari Valentine ini lah moment di mana muda mudi melakukan begitu banyak kemaksiatan karena mereka merasa dipermudah dan seolah-olah “dihalalkan” di atas dasar hari kasih sayang. Kemudian lupa akan dosa dan dampak yang akan mereka dapatkan. Begitu banyak berita sejenis ini, tapi tak banyak yang menyadari akan bahaya hari Valentine ini.
Ketika berita ini aku sampaikan kepada seorang teman, jawabnya adalah “Ah, itu mah tergantung orangnya aja gimana menyikapi hari Valentine. Aku cuma tuker kado, makan bareng berdua, trus nonton ke bioskop, nggak sampe kayak gitu…”
Uggh, sayangnya aku bukan orang yang pandai menyusun kata-kata atau berargumen (kurang ilmu nih!), jadi sekenanya saja.
Pertama, pahami dulu dari mana asalnya tradisi ini.
Ada banyak versi yang menceritakan tentang asal mula perayaan ini, tapi tidak semua informasi mempunyai sumber yang jelas mengenai keabsahan riwayatnya.

Versi pertama menceritakan ada seorang pemimpin agama Katolik bernama Valentine yang menentang Pemerintahan Kaisar Claudius II yang melarang para pemuda untuk menikah supaya tetap mempunyai prajurit perang yang potensial. Valentine diam-diam tetap menikahkan setiap pasangan yang mau menikah. Akhirnya aksi Valentine ini diketahui oleh Kaisar dan kemudian dijatuhi hukuman mati. Dalam cerita itu, Valentine jatuh hati kepada anak gadis seorang penjaga penjara yang selalu setia menjenguknya di penjara. Sebelum hukuman mati berlangsung, Valentine meninggalkan surat untuk gadis itu. Ada tiga kata yang tertulis sebagai tanda tangannya di akhir surat ”From Your Valentine”. Ekspresi cinta Valentine ini menjadi populer dan terus digunakan oleh oarang-orang sampai sekarang. Akhirnya, sekitar 200 tahun sesudah itu, Paus Gelasius meresmikan tanggal 14 Februari tahun 496 sesudah Masehi sebagai hari untuk memperingati Santo Valentine.

So sweet sih memang. Tapi lihat, walau keabsahan riwatnya saja tidak jelas, yang meresmikan ini adalah seorang Paus. Sedangkan kita seorang Muslim kan?

Versi lain tentang menyebutkan perayaan Valentine ini dimulai pada zaman Roma kuno tanggal 14 Februari yang merupakn hari raya untuk memperingati Dewi Juno. Ia merupakan ratu dari segala dewa dewi kepercayaan bangsa Romawi.

Nah, apalagi yang ini! Jelas-jelas sumbernya tidak ada hubungannya dengan Islam sama sekali (kalo Non-Muslim yo monggo rayakan..). So, kenapa kita tetap harus latah ikut-ikutan?

Ingatlah, Nabi SAW secara tegas telah melarang kita meniru-niru orang kafir (tasyabuh). Beliau bersabda:
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)
So, jelas. Turut dalam perayaan yang tidak ada tuntunannya ini merupakan perbuatan tasyabuh walau hanya tukar kado atau pun mengirimkan sms ucapan selamat hari Valentine.
Kedua, perhatikan kerusakan akibat perayaan ini.
Kita semua dapat memperhatikan tingkah laku muda-mudi saat ini, perayaan hari Valentine tidak lepas dari berdua-duaan, bahkan mungkin lebih parah dari itu yaitu sampai terjerumus dalam zina dengan kemaluan. Padahal dengan melakukan seperti pandangan, berpegangan tangan dan bahkan kemaluan termasuk telah berzina. Ini berarti melakukan suatu yang haram.
Ingat, setan masuk dari sela atau titik terlemah kita. So, lebih baik jauh-jauh saja dari hal-hal di atas.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.“(QS 17:32)

So, mari kita jaga diri kita sendiri dan keluarga kita. Kepada para orang tua, mari kita jaga anak-anak kita, berilah mereka pemahaman akan hal ini. Kepada Media, aku bingung, walau aktif memberitakan berita buruk dampak akibat merayakan Valentine, tetapi ada beberapa Media juga yang turut menyemarakkan hari Valentine ini. Jadi, untuk Media, baik televisi maupun cetak, aku mohon lakukan yang terbaik untuk generasi ini.
Mohon maaf, jika ada kesalahan dalam penulisan. Sesama saudara muslim memang sudah seharusnya saling menasehati bukan?
Seandainya Pak Valentine itu memang benar ada, dia pasti kecewa juga orang-orang pada ‘nganeh-nganeh’ begini.
So, never be the VV!! (Valentine’s day Victims)
February 14th is not Valentine’s day, but it’s only February 14th!!

Kamis, 18 Februari 2010

The Winners of MEC ECC

-->
Written by Syofian Hadi
THE WINNERS OF ENGLISH COMPULSORY COMPETITION – 2010
“Burn Up for Excellent, Take Action, Be the Champion”
Moslem English Club (MEC) of English Department –University of Lampung
Saturday, February 13th 2010

Here are the Winners of ENGLISH COMPULSORY COMPETITION – 2010 held by Moslem English Club (MEC) of English Department, University of Lampung.
Alhamdulillah, Congratulation for all participants!
SPEECH
1st Winner : Muhammad Rudy (Eng’07)
1st Runner-up : Nadya Shabrina (NR Eng’08)
2nd Runner-up : Berlinda Mandasari (Eng’08)
SCRABBLE
1st Winner : Fangky Suwito (D3 Eng’08)
1st Runner-up : Dede Jihan (Eng’09)
2nd Runner-up : Myrshal (Eng’09)
NEWS CASTING
1st Winner : Ratih (Eng’09)
1st Runner-up : Hesti (Eng’09)
2nd Runner-up : Rizky (Eng’08)
ESSAY WRITING
1st Winner : Arifa Mega Putri (Eng’09)
1st Runner-up : Desi (Eng’09)

Sabtu, 30 Januari 2010

MALAHAYATI GREEN SHOW 2010

Thursday, January 21st 2010


Written by Syofian Hadi


Malahayati Green Show Audience




Mr. Abie and Mr. Hadi
The Interactive Host of Malahayati Green Show




Ms. Astri, S. Psi.
The Counselor of Academic Clinic - Malahayati University




The Head of County Police for Bandar Lampung (Kapoltabes)
Kombes Polisi Agoes Dwi Listijono
"improving the societies’ faith and morals (iman and akhlak)"




The Head of County Traffic Police for Bandar Lampung (Kasat Lantas Poltabes)
AKP Dedi Dewantho, S.I.K.

"Socializing recent traffic law (UU No.22 Tahun 2009)"




The Head of Alih Teknologi (ALTEK) Foundation Mr. R. Agung Efrio Hadi, M. Sc. had helmets from The Head of County Police for Bandar Lampung (Kapoltabes)
Kombes Polisi Agoes Dwi Listijono




Mr. Wahyu Dhani Purwanto
The Director of Language Centre of Malahayati University
and the Chief Organizer of Malahayati Green Show
“Encourage Your English Talent in Grabbing the Champion through English on Stage”




Mr. Syofian Hadi awarded the first winner of English Debating




The Organizer and Committee of MALAHAYATI GREEN SHOW 2010

MALAHAYATI GREEN SHOW 2010

-->
Written by Syofian Hadi
For the umpteenth times Malahayati University presents MALAHAYATI GREEN SHOW program and for this year it was held on Thursday, January 21st 2010 in Malahayati Theatre. The show interactively guided by Mr. Hadi and Mr. Abie as the Host presented three programme series, that is:
LAUNCHING - STUDENTS’ FACILITY; ACADEMIC CLINIC
ROAD SHOW – POLICE GOES TO CAMPUS
ENGLISH ON STAGE – II
The show was not only attended by many students of Malahayati University but also by the Head of Alih Teknologi (ALTEK) Foundation, Rector, Vice Rectors, Deans, Lecturers, and the official employees of Malahayati University. The show supported by Telkomsel also invited the Head of County Police for Bandar Lampung (Kapoltabes) Kombes Polisi Agoes Dwi Listijono and the Head of County Traffic Police for Bandar Lampung (Kasat Lantas Poltabes) AKP Dedi Dewantho, S.I.K.
Malahayati University does pay attention to its students’ development by facilitating them with some supporting facilities. Recently, Malahayati University launched its new great facility, Academic Clinic (Counselling Institution). In this show, Academic Clinic was introduced and presented by the Counsellor graduated from University of Indonesia Ms. Astri, S. Psi. She said that Academic Clinic will serve the students not only by helping them to solve their problems, disturbances and weaknesses in study but also by increasing their self-development, either personality, social, learning activities, or career planning.
In Road Show Police Goes to Campus, the Head of County Police for Bandar Lampung Kombes Polisi Agoes Dwi Listijono motivated all the audience. He said that Da’wah or asking everyone to be a good person and having taqwa to Alloh SWT are not the only duty for the religious preachers but they are also the duty for all the people, included the students and police. “It’s the time for us (police) to change our method in combating crimes or the men breaking off the rule by using religious approach that is improving the societies’ faith and morals (iman and akhlak).
The Head of County Traffic Police Bandar Lampung AKP Dedi Dewantho, S.I.K. gave all the audience guidelines in traffic and socialized the recent traffic law (UU No.22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan). In this nice occasion, the County Police gave the audience not only the chance to feel free for discussing or sharing their problems in traffic but also eight helmets gratis.
Language Centre of Malahayati University also succeeded the show by putting the climax of English on Stage II program in it. LC Malahayati University had begun the series of program since January 18th to 20th 2010 by presenting some English competitions such as English Debating Competition, Story Telling, News Casting, Scrabble, and Spelling Bee. According with the theme “Encourage Your English Talent in Grabbing the Champion through English on Stage”, Mr. Wahyu Dani, the Director of Language Centre of Malahayati University and the Chief Organizer of Malahayati Green Show, said, “LC Malahayati University has improved and will always improve the students’ English proficiency through many programs, and English on Stage is one of ways”.
As stated previously by the Head of Alih Teknologi (ALTEK) Foundation Mr. R. Agung Efrio Hadi, M. Sc. that Malahayati University always increases and develops the academic climate not only by making relationship with local scientists and other universities but also with international and foreign scientists and universities. Malahayati Univeristy also holds the lecturers and students exchange abroad. Therefore, it demands all the lecturers and students to have a good skill and proficiency in English as the one of International languages.
In this show, LC Malahayati University awarded the trophies and cash money to the winners of the competitions and gave many door prizes to the audience.

MALAHAYATI ENGLISH ON STAGE II - PICTURES

Malahayati University, January 18th – 20th 2010


Written by Syofian Hadi

Here are the pictures of Malahayati English on Stage II – 2010 winners
held by Language Centre of Malahayati University
Congratulation for all participants!

- English Debating Winners -

- Storry Telling Winners -

- Scrabble Winners -

- News Casting Winners -

- Spelling Bee Winners -

- The Adjudicators -

THE WINNERS OF MALAHAYATI ENGLISH ON STAGE II

Malahayati University, January 18th – 20th 2010


Written by Syofian Hadi

Here are the Winners of Malahayati English on Stage II – 2010
held by Language Centre of Malahayati University
Congratulation for all participants!


ENGLISH DEBATING COMPETITION
1st Winner :Aditya Ramdani, Prasetya Ade Setiawan, Akhmed Bobby
1st Runner-up : Rina Fatimah Nurillah, Nur Eka Septiana, Kristitia
2nd Runner-up : Andri Yudha, Nanang Cahyana, Rizki Rakhmanda

STORY TELLING
1st Winner : Prasetya Ade Setiawan
1st Runner-up : Riandes Roberta
2nd Runner-up : Fikri Aditya G.R.H.

SCRABBLE
1st Winner : Asti Sevianti and Dewi Nurlina
1st Runner-up : Ridho Setyawan and Edi Yulianto
2nd Runner-up : Lucky Arie Sandi and Putu Aryuda Bagus Anggara

NEWS CASTING
1st Winner : Albert Eflidel Fitra
1st Runner-up : Gilang Luthfi Bahari
2nd Runner-up : Maulina. S

SPELLING BEE
1st Winner : Irene Resti Rosari
1st Runner-up : Fikri Aditya G.R.H.
2nd Runner-up : Fitriana

Chief Adjudicators:
English Debate : Mr. Syofian Hadi
Story Telling : Mr. Syaifudin
Scrabble : Mr. Slamet Widodo
News Casting : Mr. Mangatur Napitupulu
Spelling Bee : Mr. Habi Septiawan
Assisted by : Mr. Furkan Chan, Mr. Widodo, Mr. Hasan Yani, Ms. Desty


------------
Mr. Hadi’s special great congratulation for
Akhmed Bobby, Edi Yulianto,
Lucky Arie Sandi, Irene Resti Rosari, and Fitriana.
You are the winners, you are my best students, haahhaahhaahhaaa….!!!