Kamis, 28 Oktober 2010

Pray for Indonesia

By Syofian Hadi

-->
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.
Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.”
(QS. 29:57)


-->Pada tanggal 26 Oktober, bencana kembali menghantam dua daerah di negeri kita tercinta ini; Gempa-Tsunami di Mentawai, Sumatera Barat dan meletusnya gunung teraktif di dunia, Gunung Merapi di Yogyakarta.

Inna lillaahi wa inna ilaihi rooji'uun..
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas terjadinya musibah ini. Semoga amal para korban meninggal diterima dan dosanya diampuni oleh Alloh SWT. Amiiin..
Dan semoga skenario cinta Alloh kepada kita ini membuat kita sadar akan kebesarannya, betapa tak berdayanya kita, betapa miskinnya kita akan rasa syukur dengan membuat kerusakan-kerusakan di muka bumi ini.
Teringat pesan Salim A. Fillah:
Jika musibah; banjir, gempa, tsunami, gunung meletus adalah peringatan Alloh, mungkin karena hidup kita selama ini bergerak menggelimang ke sebuah jurang, lalu musibah tersebut membuat kita menoleh, menghentikan laju ketersurukan itu. Seperti kenakalan seorang anak kecil yang membahayakan dirinya, lalu sang ayah menjewernya dengan penuh cinta. Maka sungguh, Alloh mencintai hambaNya.

Rabu, 29 September 2010

SILATURAHIM FARIS-ROHIS SMAN 1 BUKIT KEMUNING 1431 H

By Syofian Hadi



Alhamdulillah, Silaturahim Forum Alumni Rohis (FARIS) dan ROHIS SMA Negeri 1 Bukit Kemuning 1431 Hijriyah, 14 September 2010 di Mushola kita tercinta, telah terselenggara dengan baik. Semoga semua yang kita niatkan, kita perbuat, dan hal-hal yang kita cita-citakan untuk FARIS-ROHIS diridhoi Alloh SWT. amiiin.


Apa saja kegiatannya kemarin?
check these out!!

"Opening"
MC by Ketua Rohis


Tilawah by Akh'Ibnu


Re-Ta'aruf


Mendengarkan pengarahan dari Director for Outdoor Activity kita
Akh'Trian


Game 1: Masukin Paku ke dalam botol, ayo kompak!!


ada yg brhasil gak? kompak is the key for this success :-)


Game 2: tembak dorr!! pake bom aer!!


Game 3: Focus!!
and the participants are....

Group: Ulat


Group: Ularrr


Group: Garuda


Group: Macan
(hah, macan??? kucing ini kan?? hehe)


Game seru: beres!!
Next -- Dzuhur!!


Ba'da Dzuhur kita dapet siraman rohani, tausiyah dari Akh Ahmad Ansyori



Kita memang lebih tua dari adik2 Rohis,
tapi semangat kita tak kan pernah kalah dari mereka. Betul??!!


=untuk akhwat, silakan dilaporkan sendiri yaa.., afwan=

Minggu, 12 September 2010

HAPPY IEDUL FITRI 1431 H

Assalamu'alaikum wr wb.

Dear friends,

Unexpecteble, it's one month we have had fasting pilgrimage. And soon we welcomed the day of victory, the day when we returned to the clean and pure. So that, on this blessed month, let us forgive and forgive each other.

Syofian Hadi wants to say HAPPY IEDUL FITRI 1431 H. Minal 'aidin walfaidzin.
Hopefully, our deeds be accepted by Alloh. Amiin..

Jumat, 03 September 2010

Salafus Sholeh Memperingatkan Bahaya Debat

(Syofian Hadi copied this article from http://doktermuslim.wordpress.com/2010/02/06/salafus-sholeh-memperingatkan-bahaya-debat/)

Salafus Sholeh Memperingatkan Bahaya Debat
Oleh : Agus Hasan Bashori, Lc., M.ag. Hafizhahullah


1. Nabi Sulaiman ‘alaihissalam
Nabi Sulaiman ‘alaihissalam berkata kepada putranya:
“Tinggalkanlah mira’ (jidal, mendebat karena ragu-ragu dan menentang) itu, karena manfaatnya sedikit. Dan ia membangkitkan permusuhan di antara orang-orang yang bersaudara.” [Ad-Darimi: 309, al Baihaqi, Syu’abul Iman: 1897]

2. Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Cukuplah engkau sebagai orang zhalim bila engkau selalu mendebat. Dan cukuplah dosamu jika kamu selalu menentang, dan cukuplah dosamu bila kamu selalu berbicara dengan selain dzikir kepada Allah.” [al-Fakihi dalam Akhbar Makkah]

Sementara ad-Darimi meriwayatkan bahwa Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Engkau tidak menjadi alim sehingga engkau belajar, dan engkau tidak disebut mengerti ilmu sampai engkau mengamalkannya. Cukuplah dosamu bila kamu selalu mendebat, dan cukuplah dosamu bila kamu selalu menentang. Cukuplah dustamu bila kamu selalu berbicara bukan dalam dzikir tentang Allah.” [Darimi: 299]

3. Muslim Ibn Yasar rahimahullah
Musim ibn Yasar rahimahullah berkata:
“Jauhilah perdebatan, karena ia adalah saat bodohnya seorang alim, di dalamnya setan menginginkan ketergelincirannya.” [Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra; Darimi: 404]

4. Hasan Bashri rahimahullah
Ada orang datang kepada Hasan Bashri rahimahullah lalu berkata, “Wahai Abu Sa’id kemarilah, agar aku bisa mendebatmu dalam agama!” Maka Hasan Bashri rahimahullah berkata:
“Adapun aku maka aku telah memahami agamaku, jika engkau telah menyesatkan (menyia-nyiakan) agamamu maka carilah.” [Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 588]

5. Umar ibn Abdul Aziz rahimahullah
Umar ibn Abdul Aziz rahimahullah berkata:
“Barangsiapa menjadikan agamanya sebagai sasaran untuk perdebatan maka ia akan banyak berpindah-pindah (agama).” [Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 565]

6. Abdul Karim al-Jazari rahimahulah
Abdul Karim al-Jazari rahimahulah berkata:
“Seorang yang wira’i tidak akan pernah mendebat sama sekali.” [Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 636; Baihaqi dalam Syu’ab: 8249]

Wira’i artinya orang yang sangat menjaga diri dari hal-hal yang syubhat dan membatasi diri dari yang mubah.

7. Ja’far ibn Muhammad rahimahullah
Ja’far ibn Muhammad rahimahullah berkata:
“Jauhilah oleh kalian pertengkaran dalam agama, karena ia menyibukkan (mengacaukan) hati dan mewariskan kemunafikan.” [Baihaqi dalam Syu’ab: 8249]

8. Mu’awwiyah ibn Qurrah rahimahullah
Mu’awwiyah ibn Qurrah rahimahullah berkata:
“Dulu dikatakan: pertikaian dalam agama itu melebur amal.” [Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 562]

9. al Auza’i rahimahullah
al Auza’i rahimahullah berkata:
“Jika Allah menghendaki keburukan pada suatu kaum maka Allah menetapkan jidal pada diri mereka dan menghalangi mereka dari amal.” [Siyar al-A’lam 16/104; Tadzkiratul Huffazh: 3/924; Tarikh Dimsyq: 35/202]

10. Imran al-Qashir rahimahullah
Imran al-Qashir rahimahullah berkata:
“Jauhi oleh kalian perdebatan dan permusuhan, jauhi oleh kalian orang-orang yang mengatakan: Bagaimana menurutmu, bagaimana pendapatmu.” [Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 639]

11. Muhammad ibn Ali ibn Husain rahimahullah
Muhammad ibn Ali ibn Husain rahimahullah berkata:
“Pertikaian itu menghapuskan agama dan menumbuhkan permusuhan di hati orang-orang.” [al-Adab al-Syar’iyyah: 1/23]

12. Abdullah ibn Hasan ibn Husain rahimahullah
Abdullah ibn Hasan ibn Husain rahimahullah berkata:
Dikatakan kepada Abdullah ibn al Hasan ibn al Husain rahjmahullah, “Apa pendapatmu tentang perdebatan (mira’)?” Dia menjawab:
“Merusak persahabatan yang lama dan mengurai ikatan yang kuat. Minimal ia akan menjadi sarana untuk menang-menangan itu adalah sebab pemutus talit silaturrahim yang paling kuat.” [Tarikh Dimasyq: 27-380]

13. Bilal ibn Sa’d rahimahullah (kedudukannya di Syam sama dengan Hasan Bashri di Bashrah)
Bilal ibn Sa’d rahimahullah berkata:
“Jika kamu melihat seseorang terus-terusan menentang dan mendebat maka sempurnalah kerugiannya.” [al-Adab al-Syar’iyyah: 1/23]

14. Wahab ibnu Munabbih rahimahullah
Wahab ibnu Munabbih rahimahullah berkata:
“Tinggalkanlah jidal dari perkaramu, karena ia tidak akan dapat mengalahkan salah satu dari dua orang: seseorang yang lebih alim darimu, bagaimana engkau memusuhi dan mendebat orang yang lebih alim darimu? Dan orang yang engkau lebih alim daripadanya, bagaimana engkau memusuhi orang yang engkau lebih alim daripadanya dan ia tidak mentaatimu? Maka tinggalkanlah itu.” [Tahdzibul Kamal: 31/148; Siyarul A’lam: 4/549; Tarikh Dimasyq: 63/388]

15. Malik ibnu Anas rahimahullah
Ma’n rahimahullah berkata: “Pada suatu hari Imam Malik ibn Anas berangkat ke masjid sambil berpegangan pada tangan saya, lalu beliau dikejar oleh seseorang yang dipanggil dengan Abu al-Juwairah yang dituduh memiliki Aqidah Murji’ah. dia berkata: “Wahai Abu Abdillah dengarkanlah dariku sesuatu yang ingin saya kabarkan kepada anda, saya ingin mendebat anda dan memberi tahu anda tentang pendapatku.’ Imam Malik berkata, “Hati-hati, jangan sampai aku bersaksi atasmu.” Dia berkata, “Demi Allah, saya tidak menginginkan kecuali kebenaran. Dengarlah, jika memang benar maka ucapkan.” Imam Malik bertanya, “Jika engkau mengalahkan aku?” Dia menjawab, “Maka ikutlah aku!” Imam Malik bertanya lagi, “Kalau aku mengalahkanmu?” Dia menjawab, “Aku mengikutimu?” Imam Malik bertanya, “Jika datang orang ketiga lalu kita ajak bicara dan kita dikalahkannya?” Dia berkata, “Ya kita ikuti dia.”

Imam Malik rahimahullah berkata:
“Hai Abdullah, Allah azza wa jalla telah mengutus Muhammad dengan satu agama, aku lihat engkau banyak berpindah-pindah (agama), padahal Umar ibnu Abdil Aziz telah berkata, “Barangsiapa menjadikan agamanya sebagai sasaran untuk perdebatan maka dia akan banyak berpindah-pindah.”

Imam Malik rahimahullah berkata:
”Jidal dalam agama itu bukan apa-apa (tidak ada nilainya sama sekali).”

Imam Malik rahimahullah berkata:
“Percekcokan dan perdebatan dalam ilmu itu menghilangkan cahaya ilmu dari hari seorang hamba.”

Imam Malik rahimahullah berkata:
“Sesungguhnya jidal itu mengeraskan hati dan menimbulkan kebencian.”
Imam Malik rahimahullah pernah ditanya tentang seseorang yang memiliki ilmu sunnah, apakah ia boleh berdebat membela sunnah? Dia menjawab,”Tidak, tetapi cukup memberitahukan tentang sunnah.” (Tartibul Madarik wa Taqribul Masalik, Qadhi Iyadh: 1/51; Siyarul A’lam: 8/106; al-Ajjurri dalam al-Syari’ah, hal.62-65)

16. Muhammad ibn Idris as-Syafi’I rahimahullah
Imam as-Syafi’I rahimahullah berkata:
“Percekcokan dalam agama itu mengeraskan hati dan menanamkan kedengkian yang sangat.” [Thobaqat Syafiiyyah 1/7, Siyar, 10/28]

17. Ahmad bin Hambal rahimahullah
Imam Ahmad rahimahullah pernah ditanya oleh seseorang, “Saya ada di sebuah majelis lalu disebutlah didalamnya sunnah yang tidak diketahui kecuali oleh saya, apakah saya mengatakan?”

Dia menjawab:“Beritakanlah sunnah itu, dan janganlah mendebat karenanya!”

Orang itu mengulangi pertanyaannya, maka Imam Ahmad rahimahullah berkata:
“Aku tidak melihatmu kecuali seorang yang mendebat.” [al-Adab as-Syar’iyyah: 1/358, dalam bab menyebar sunnah dengan ucapan dan perbuatan tanpa perdebatan dan kekerasan; al-Bashirah fid-Da’wah Ilallah: 57]

18. Shafwan ibn Muhammad al-Mazini rahimahullah
Saat Shafwan rahimahullah melihat para pemuda berdebat di Masjid Jami’ maka ia mengibaskan tangannya sambil berkata:
“Kalian adalah jarab, kalian adalah jarab (sejenis penyakit kulit).” [Ibnu Battah: 597]

Dahulu dikatakan:
“Janganlah engkau mendebat orang yang santun dan orang yang bodoh; orang yang santun mengalahkanmu, sedang orang yang bodoh menyakitimu.” [Al-Adab al-Syar’iyyah: 1/23]

“Ya Allah jauhkanlah kami dari jidal, dan anugerahkan pada kami istiqomah. Janganlah Engkau simpangkan hati kami setelah engkau memberi hidayah pada kami.”

Sumber: Diketik ulang dari Majalah Qiblati Edisi 03 Tahun IV (12-1429/12-2008) hal.16-20

Link Terkait:

1. http://belajarislam.or.id
2. http://www.almanhaj.or.id
3. http://www.asysyariah.com/

diambil dari : http://alqiyamah.wordpress.com

Kamis, 26 Agustus 2010

Perbedaan trademark™, copyright© dan registered trademark®

Copied by Syofian Hadi from http://archive.kaskus.us/thread/4178186





Hak Paten
Quote:
Paten adalah hak khusus yang diberikan oleh Negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi (dapat berupa proses atau hasil produksi atau penyempurnaan dan pengembangan proses atau hasil produksi), untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada orang lain untuk melaksanakannya.

Pemegang paten memiliki hak khusus untuk melaksanakan paten yang dimilikinya, dan melarang orang lain yang tanpa persetujuannya :

-dalam hal paten produk : membuat, menjual, mengimpor, menyewakan, menyerahkan, memakai, menyediakan untuk dijual atau disewakan atau diserahkan hasil produksi yang diberi paten;
-dalam hal paten proses : menggunakan proses produksi yang diberi paten untuk membuat barang dan tindakan lainnya sebagaimana dimaksud dalam




®Registered Trademark
Quote:


Dipakai sebagai pemberitahuan merek dagang dari sebuah produk ataupun jasa komersial yang sudah terdaftar di Kantor Paten Nasional. Hak eksklusif dari sebuah merek dagang terdaftar akan terus dimiliki sepanjang merek dagang itu di-register ulang oleh pemiliknya secara rutin (biasanya tiap 5 tahun). Jadi simbol ini disematkan apabila merek dagang sudah terdaftar secara resmi.

Untuk merek yang sudah terdaftar secara lokal untuk dapat diakui secara internasional maka harus di daftarkan di negara-negara lain hal ini dimaksudkan agar merek tersebut juga mendapat perlindungan hukum di negara yang bersangkutan, begitu juga sebaliknya untuk merek internasional sebaiknya di daftarkan juga di Indonesia. Untuk di Indonesia di daftarkan di Direktorat Hak Kekayaan Intelektual di bawah Departemen Hukum dan HAM sedangkan di luar negeri tergantung di departmen yang berkaitan misal kalau di US itu dibawah Department of Commerce.





™Trademark
Quote:

Digunakan sebagai pemberitahuan merek dagang dari sebuah produk atau jasa komersial yang belum terdaftar di Kantor Paten Nasional namun prosesnya sudah di setujui.
Istilahnya proses pembuatan suatu produk kita sudah disetujui menggunakan proses seperti ini, namun produk yg kita hasilkan belum secara resmi terdaftar. Simbol trademark bisa disematkan apabila proses kita di setujui.





Copyright©
Quote:

Hak cipta (lambang internasional: ©) adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan "hak untuk menyalin suatu ciptaan". Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.

Simbol ini digunakan sebagai pemberitahuan hak cipta atas semua hasil kerja kreatif (sastra, artistik, dll) yang diatur oleh Universal Copyright Law. Durasinya bervariasi di tiap negara namun biasanya hingga seumur hidup si pencipta + 70 tahun. Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

Jumat, 13 Agustus 2010

Agen Perubahan Terbaru dari SMA Negeri 1 Bukit Kemuning


Ditulis oleh Syofian Hadi

(ada permintaan untuk menampilkan dalam versi Bahasa Indonesia :-) )

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh (manusia) kepada yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Alloh ….”
(Q.S. Ali ‘Imraan : 110)

Assalamu’alaikum warohmatulloh wa barokatuh..
Alhamdulillah, atas nama FARIS –Forum Alumni Rohis– SMA Negeri 1 Bukit Kemuning, kami mengucapkan selamat kepada Alumni SMA Negeri 1 Bukit Kemuning tahun 2010 yang telah berhasil lulus ujian masuk perguruan tinggi negeri. Dan mereka adalah:

Institut Pertanian Bogor (IPB)
Dede Haryanto : Fakultas Kedokteran Hewan

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
Meidian Sulistio : Kepabeanan dan Cukai

Universitas Sriwijaya (Unsri)
Mey Melisa : FKIP, Pend. Kimia
Yuli Ravita : FMIPA, Matematika

Universitas Lampung (Unila)
Nidia Oktarisa : FKIP, Pend. Bahasa Indonesia
Imas Setiana Esti Galih : FKIP, Pend. Fisika
Yuda Fransetya : FKIP, Pend. Kimia
Noviana Laksmi : FKIP, Pend. Matematika
Jefriansyah : Fakultas Hukum
Janjan Alkombet : Fakultas Hukum
Lutfi Yulian Saputra : Fakultas Hukum
Taufik Mahfut : FP, Agroekoteknologi
Aulia Dwi Safitri : FP, Agroekoteknologi
Yulia Purbasari : FISISP, Ilmu Administrasi Negara

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung
Ibnu Anwardani : Fakultas Tarbiyah, Pend. Matematika
Nurfitriana : Fakultas Tarbiyah, Pend. Matematika
Susilowati : Fakultas Tarbiyah, Pend. Matematika
Handayani : Fakultas Tarbiyah, Pend. Fisika

Bagi alumni yang berjuang di perguruan tinggi non-negeri; kalian tetaplah yang terbaik! Menjadi agen perubahan bangsa tidak selalu harus ditempuh di perguruan tinggi. Alloh menguji kalian untuk berjuang di tempat yang berbeda. Kita harus tetap bersyukur.

Selamat datang di dunia baru yang penuh tantangan ini, lakukan yang terbaik, buatlah orang-orang di sekitar kalian ‘ternganga-nganga’ kembali dengan prestasi-prestasi kalian, jadilah orang penuh inspirasi. Tidak mudah, namun tidak pula begitu sulit, kuncinya adalah tetaplah istiqomah untuk berjuang di jalan Alloh. Tetap jalin silaturahim, semoga sukses. Allohuakbar!!

(NB: Kami mohon maaf jika terdapat kesalahan dalm penulisan nama dan jurusan dan kami juga memohon maaf bagi adik-adik yang namanya belum tercantum di sini karena keterbatasan data yang kami terima. Oleh karena itu, silakan e-mail kami untuk data dan informasi terbaru. Terima kasih.)

The New Agent of Change from SMA Negeri 1 Bukit Kemuning

-->
Written by Syofian Hadi

“You are the best of peoples, evolved for mankind, enjoining what is right
forbidding what is wrong, and believing in Allah ….”
(Q.S. Ali ‘Imraan : 110)

Assalamu’alaikum warohmatulloh wa barokatuh..
Alhamdulillah, on behalf of Islamic Students Alumni Forum of State Senior High School 1 Bukit Kemuning, North Lampung (FARIS –Forum Alumni Rohis– SMA Negeri 1 Bukit Kemuning), we would like to congratulate on Alumni of SMA Negeri 1 Bukit Kemuning 2010 –the rising generation– who have successfully passed the Entrance Test to the State University. And those great names are:

Bogor Institute of Agriculture
Dede Haryanto : Faculty of Veterinary
School of Public Accountancy
Meidian Sulistio : Custom Duties and Excise Tax
Sriwijaya University
Mey Melisa : Faculty of Teacher Training and Education, Chemistry
Yuli Ravita : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Mathematics
University of Lampung
Nidia Oktarisa : Faculty of Teacher Training and Education, Bahasa Indonesia
Imas Setiana Esti Galih : Faculty of Teacher Training and Education, Physics
Yuda Fransetya : Faculty of Teacher Training and Education, Chemistry
Noviana Laksmi : Faculty of Teacher Training and Education, Mathematics
Jefriansyah : Faculty of Law
Janjan Alkombet : Faculty of Law
Lutfi Yulian Saputra : Faculty of Law
Taufik Mahfut : Faculty of Agriculture, Agro-eco-technology
Aulia Dwi Safitri : Faculty of Agriculture, Agro-eco-technology
Yulia Purbasari : Faculty of Social and Political Science, Public Administration
State Islamic Studies Institute of Raden Intan Lampung
Ibnu Anwardani : Faculty of Tarbiyah, Mathematics
Nurfitriana : Faculty of Tarbiyah, Mathematics
Susilowati : Faculty of Tarbiyah, Mathematics
Handayani : Faculty of Tarbiyah, Physics
To the other Alumni struggling in private universities; you are great too, guys!! Being agent of challenge for the nation mustn’t be in the state universities. Alloh challenges you to fight on the different place. We must be grateful.
Finally, welcome to the next challenging world, do your best, make all the people around you ‘ternganga-nganga’ again with your achievements, be inspiring person. It’s not easy but it’s not too hard, the key is keep istiqomah to run on Allah’s way. Keep in touch, Good Luck. Allohuakbar!!
(PS: We do apologize for mistyping of the names and majors above and do apologize to those, whose names haven’t been typed here, therefore, please help us to update the data and information, via e-mail. Thank you. )